Senang Jadi Pusat Perhatian? Hati-hati Alami Histrionic Personality Disorder

Pernahkah Anda bertemu dengan seseorang yang senang mencari-cari perhatian orang lain di sekitarnya, sehingga terkadang membuat rasa tidak nyaman dan sebal? Belum lagi jika ia menjadi sosok yang terkesan dramatis. Dalam kasus tertentu, kondisi ini dapat disebabkan  oleh gangguan psikologis yang dikenal dengan histrionic personality disorder.

Mengenai histrionic personality disorder

Tergolong dalam salah satu jenis gangguan psikologis, histrionic personality disorder atau gangguan kepribadian histrionik, penderitanya seringkali menginginkan perhatian secara berlebihan hingga mencapai tahap yang cukup ekstrem.

Penderita gangguan psikologis ini cenderung melakukan tindakan atau berperilaku dramatis agar orang lain memberikannya perhatian. Penyebutan istilah histronik bukanlah tanpa alasan, pasalnya memang penderita histrionic personality disorder kerap kali berperilaku dramatis atau teatrikal.

Histronic personality disorder dikategorik dalam gangguan kepribadian klaser B atau gangguan dramatik. Penderitanya cenderung memiliki emosi yang tidak stabil dan memiliki kepribadian yang bersifat distorsi.

Sebagian besar penderita gangguan kepribadian histrionic adalah wanita. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa kaum pria juga dapat mengalami gangguan psikologis ini. Umumnya, gangguan psikologis ini terjadi di usia remaja atau pada fase awal dewasa.

Hingga saat ini, belum ditemukan jelas penyebab gangguan kepribadian histrionik. Namun, faktor genetik dan lingkungan sekitar berpeluang besar memicu timbulnya masalahnya ini, sebagai contoh kurangnya pemberian kritik di masa kanak-kanak.

Apa saja gejala histrionic personality disorder?

Gejala yang mungkin timbul dari gangguan kepribadian histrionik seringkali membuat orang lain di sekitarnya merasa kesal dan tidak nyaman. Perilaku atau tindakan tersebut, antara lain:

  • Pergantian emosi yang berlangsung secara drastis
  • Haus akan validasi dari orang lain
  • Melakukan ancaman atau percobaan bunuh diri agar mendapatkan perhatian dari orang lain
  • Gemar mencari perhatian dari orang di sekitarnya dan akan merasa gelisah jika keinginannya tersebut tidak tercapai
  • Mengenakan pakaian yang cenderung provokatif dan berperilaku genit serta tidak pantas terhadap orang lain
  • Bertindak secara dramatis, seperti orang aktor dengan emosi dan ekspresi yang berlebihan, sehingga terlihat tidak tulus
  • Mudah terpengaruh perkataan orang lain
  • Bersikap sensitif terhadap kritik dari orang lain
  • Kerap kali mengambil keputusan tanpa pertimbangan dan tidak pikir panjang sebelum bertindak
  • Kesulitan menjalin hubungan dengan orang lain
  • Bersikap selfcentered dengan fokus terbesar pada diri sendiri, tidak memedulikan orang lain
  • Cepat bosan dan tidak suka terlibat dengan hal-hal yang repot. Penderita seringkali tidak menyelesaikan tugas dan kewajibannya

Bagaimana mengobati penderita histrionic personality disorder?

Setidaknya terdapat tiga jenis terapi yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan psikologis ini:

  • Terapi kognitif: terapi ini dilakukan untuk membantu penderita dalam menumbuhkan empati, mengendalikan emosi, dan juga menerima keadaan bahwa tidak setiap saat ia akan mendapatkan perhatian.
  • Terapi analitik kognitif (CAT): dilakukan dengan mengidentifikasi emosi, perilaku negatif, dan juga pola pikir penderita. Dengan begitu, penderita dapat mengembangkan kemampuan adaptasi yang lebih baik.
  • Psikoterapi analitik fungsional: dilakukan ketika psikiater mendapati adanya campuran perilaku dari penderita. Jika terdapat perilaku positif, psikiater akan memberikan penguatan dukungan.
Kesehatan Mental Read More

Kumpulan Fakta Terkait Kadar Bilirubin Bayi

Tes kadar bilirubin total bertujuan mendeteksi ada tidaknya kelainan pada hati

Di dalam tubuh manusia terdapat banyak senyawa yang memiliki fungsi dan kegunaannya masing-masing, bilirubin contohnya. Senyawa pigmen berwarna kuning ini merupakan produk katabolisme enzimatik biliverdin oleh biliverdin reduktase. Kadar bilirubin harus tetap dalam batas aman agar tubuh manusia dapat bekerja dengan normal.

Bilirubin terbentuk secara alamiah dari proses penguraian sel darah merah di dalam tubuh. Meski dibentuk secara normal, terkadang ada penyakit tertentu yang menyebabkan jumlah bilirubin meningkat. Apabila tidak diobati, kondisi ini bisa menimbulkan masalah kesehatan serius.

Masalah bilirubin ini sudah dapat terdeteksi dan muncul bahkan sejak bayi baru saja dilahirkan. Bahkan, hampir 60 persen bayi yang lahir di dunia ini memiliki masalah dengan kadar bilirubinnya. Bayi yang mengalami itu biasanya disebut “bayi kuning”. Kondisi ini disebabkan oleh kadar bilirubin yang lebih dari 5 miligram/dl.

Akan tetapi, kenyataan tersebut sebenarnya wajar-wajar saja, kok. Kendati demikian, sebagai langkah antisipatif tidak ada salahnya mengetahui serangkaian fakta terkait kadar bilirubin pada bayi berikut ini:

  • Kadar Bilirubin Normal Bayi

Seperti yang telah disinggung di awal, pada bayi baru lahir, kadar bilirubin normal seharusnya di bawah 5 mg/dL. Namun, tidak sedikit bayi baru lahir yang memiliki kadar bilirubin melebihi kadar tersebut.

Kadar bilirubin bayi yang baru lahir dapat dikatakan tinggi biasanya disesuaikan atau dikategorikan sesuai dengan usianya, berikut kira-kira lengkapnya:

  • Lebih dari 10 mg/dL untuk bayi usia kurang dari 1 hari.
  • Lebih dari 15 mg/dL untuk bayi usia 1-2 hari.
  • Lebih dari 18 mg/dL untuk bayi usia 2-3 hari.
  • Lebih dari 20 mg/dL untuk bayi usia lebih dari 3 hari.

Saat bayi baru lahir, biasanya salah satu hal yang dipastikan adalah kadar bilirubin tersebut. Jika tidak normal, dokter akan melakukan perawatan khusus. Kondisi ini dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari hingga 2-3 minggu. 

  • Penyebab Kadar Bilirubin Bayi Tinggi

Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan bayi terlahir dengan kadar bilirubin yang tinggi. Namun, biasanya kondisi ini disebabkan stres akibat persalinan. Kondisi lain seperti:

  • Infeksi, misalnya infeksi kantung empedu.
  • Penyakit yang berhubungan dengan kerusakan liver, misalnya hepatitis dan sirosis.
  • Penyakit akibat sel darah merah yang rusak lebih cepat, misalnya erythroblastosis fetalis dan anemia hemolitik.
  • Penyakit keturunan, misalnya sindrom Gilbert.
  • Organ hati yang belum matang akibat kelahiran prematur.

Pun dapat menyebabkan bayi terlahir dengan kadar bilirubin yang tinggi. Dokter akan mencari tahu penyebab dan melakukan penanganan sesuai dengan kondisi yang dialami.

  • Penyakit Kuning karena Kadar Bilirubin Belum Tentu Bahaya

Kondisi kuning pada bayi bisa dibedakan ke dalam “normal” dan “tidak normal”. Bayi yang kuning normal (jaundice fisiologis) disebabkan karena fungsi hati bayi baru lahir yang belum berfungsi sempurna alias belum terkonjungasi. 

Biasanya bayi yang mengalami kondisi tersebut akan berangsur-angsur normal saat berusia 24-72 jam setelah diberi asupan ASI atau susu formula yang cukup dan disinar. Jika bayi tetap aktif menangis dan kuat menyusu, serta urinnya tidak berwarna kuning tua dan cokelat, tandanya masih normal.

Namun, pada bayi dengan kuning yang berbahaya, setelah 1-2 minggu akan tetap terlihat kuning dan warnanya terus menyebar hingga lengan dan kaki. Tanda lainnya adalah bayi rewel dan terus menangis, lengan dan tungkai yang lemah, demam di atas 38° Celcius hingga kejang.

  • Turunkan Kadar Bilirubin dengan Fototerapi

Penanganan yang akan diberikan dokter untuk kondisi bayi kuning adalah fototerapi atau terapi sinar biru. Sinar biru yang dipancarkan merupakan sinar ultraviolet yang akan diserap kulit bayi. Fototerapi ini cukup efektif untuk menurunkan kadar bilirubin pada bayi yang baru lahir.

Dua metode yang digunakan dalam tindakan medis ini adalah konvensional dengan bantuan lampu halogen atau lampu neon ultaviolet dan yang lebih modern dengan bantuan serat optik menggunakan kabel serat yang dipasang pada selimut yang digunakan untuk menutupi seluruh tubuh bayi. 

***

Itulah beberapa fakta terkait kadar bilirubin pada bayi. Dengan informasi di atas diharapkan Anda dapat memahami kondisi anak agar tidak panik saat mengetahui dia terlahir dengan “warna kuning” di tubuhnya.

Uncategorized Read More

Ini Perbedaan Tumor Jinak dengan Tumor Ganas

Tumor merupakan adanya pertumbuhan sel yang tidak normal di dalam tubuh. Kondisi ini ditandai dengan benjolan yang menyerupai pembengkakan. Secara umum, tumor dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu tumor jinak dan tumor ganas.

tumor jinak

Saat tubuh dalam kondisi sehat, sel-sel dalam tubuh akan tumbuh, membelah, dan saling berganti. Pertumbuhan sel-sel baru akan menggantikan sel-sel yang lama. Apabila pertumbuhan tersebut terus berlangsung bahkan saat tubuh sedang tidak memerlukannya, sel-sel baru akan terus terbentuk dan berkelompok hingga membentuk tumor.

Mengenal pengertian tumor jinak dan tumor ganas

Tumor jinak adalah kondisi tumor yang tidak berpotensi menjadi kanker. Tumor jenis ini tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya dan merupakan jenis tumor yang sangat umum terjadi pada wanita.

Berbeda dengan tumor yang jinak, tumor ganas adalah tumor yang terbentuk dari sel-sel kanker. Tumor jenis ini dapat berkembang dan menyebar, menyerang jaringan-jaringan lain di sekitarnya. Kemunculannya bisa terjadi di bagian tubuh mana saja, mulai dari kulit, usus, payudara, sampai organ dalam.

Penyebab dari tumor jinak dan tumor ganas sama-sama tidak diketahui dengan pasti. Kondisi ini bisa muncul secara tiba-tiba dan di area-area tubuh yang tak terdua. Terkadang, apabila benjolan yang jinak muncul pada area yang mudah terdeteksi, Anda mungkin akan menyalahartikannya sebagai tumor ganas. Untuk mendapatkan kepastian, lakukanlah pemeriksaan ke dokter.

Tidak seperti tumor ganas, tumor yang jinak sebetulnya tidak berbahaya. Akan tetapi, pasien tetap dianjurkan untuk melakukan sejumlah perawatan guna mengangkat tumor tersebut. Dalam beberapa kasus, tumor jinak dapat tiba-tiba berkembang menjadi tumor ganas di kemudian hari.

Perbedaan tumor jinak dan tumor ganas

Ada banyak faktor yang membedakan tumor jinak dengan tumor ganas. Selain dari sifatnya, kedua jenis tumor ini juga dapat dibedakan melalui gejala, metode penyebaran, hingga upaya pengobatannya.

Berikut ini beberapa karakteristik dari tumor jinak yang perlu Anda ketahui:

  • Pertumbuhan sel tumor yang lambat, cenderung tidak menyebar
  • Tidak menyerang jaringan sehat di sekitarnya atau bagian tubuh yang lain
  • Bentuk dan DNA dari sel tampak normal saat diuji di bawah mikroskop
  • Tidak mengeluarkan hormon atau zat lainnya kecuali pheochromocytoma dari kelenjar adrenal
  • Tidak memerlukan perawatan khusus bila tidak mengancam kesehatan
  • Memiliki resiko lebih kecil untuk muncul kembali setelah melewati prosedur pengangkatan tumor

Dalam mengatasi tumor jinak, dokter biasanya menganjurkan pasien untuk melakukan pemeriksaan secara berkala, memastikan tumor tersebut tidak berkembang menjadi sel kanker.

Sementara, tumor ganas memiliki beberapa karakteristik yang bertolak belakang dengan karakteristik dari tumor yang jinak. Berikut ini karakteristik dari tumor ganas yang bisa dikenali:

  • Sel tumor ganas bisa menyebar dan bertumbuh dengan sangat cepat
  • Menyerang jaringan-jaringan lain di sekitarnya dan menyebar melalui aliran darah
  • Dapat kembali muncul setelah diangkat, umumnya di area lain yang tak jauh dari bagian tubuh awal
  • Bentuk, kromosom, dan DNA dari sel tumor terlihat tidak normal saat diuji di bawah mikroskop
  • Mengeluarkan zat yang dapat menyebabkan penurunan berat badan serta kelelahan
  • Memerlukan perawatan yang agresif, termasuk operasi, terapi radiasi, kemoterapi, dan konsumsi obat-obatan

Penderita tumor jinak umumnya memiliki resiko yang sangat kecil untuk mengalami komplikasi yang berbahaya. Akan tetapi, beberapa dokter menganjurkan pasien mengangkat tumor ini untuk berjaga-jaga. Untuk mendapatkan kepastian mengenai upaya pengobatan tumor jinak yang diderita, lakukanlah konsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kanker.

Hidup Sehat Read More

Kelebihan Minyak Cendana yang Perlu Diketahui

Diekstrak melalui penyulingan uap kayu cendana dewasa berusia 40 hingga 80 tahun merupakan minyak esensial pohon cendana. Semakin tua usia pohon, maka akan semakin banyak cadangan minyak cendana dan semakin kuat aroma yang ditimbulkan. Perlu diketahui bahwa minyak yang satu ini merupakan salah satu minyak atsiri paling mahal di pasaran.

Termasuk paling mahal di pasaran karena bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan minyak ini tidak mudah untuk didapat. Sebanyak 90 persen produksi minyak esensial cendana yang terdapat di pasaran dunia berasal dari India. Namun demikian, sesuai dengan harga yang dibanderol manfaat dari minyak ini sangat berkhasiat bagi kesehatan dan kecantikan.

Manfaat Minyak Cendana

  • Hilangkan Rasa Cemas

Minyak esensial cendana mempunyai efek sedatif, efek yang mampu menenangkan peradangan, kecemasan, ketakutan, stres hingga kegelisahan. Selain itu, mampu menimbulkan relaksasi, ketenangan yang baik untuk konsentrasi hingga membuat pikiran menjadi positif dan dampaknya membuat rasa cemas hilang.

  • Anti-Peradangan

Minyak ini sangat efektif digunakan sebagai anti-peradangan, sebuah penelitian menyebutkan bahwa minyak esensial cendana mempunyai efek pendinginan yang bagus untuk meringankan berbagai peradangan di otak. Selain itu juga peradangan pada sistem pencernaan, saraf, peredaran darah hingga ekresi yang dihasilkan dari infeksi, demam dan lain sebagainya.

  • Membantu Merawat Kulit

Merawat kulit juga bisa dilakukan dengan menggunakan minyak esensial cendana, minyak ini mampu untuk menenangkan kulit. Sehingga mampu menjaga kulit dari peradangan dan iritasi, selain itu minyak ini bisa dipakai untuk menyembuhkan infeksi dan membuat kulit semakin segar dan sejuk, sementara khasiat antiseptik mampu membuat kulit bersih dan cerah.

  • Antiseptik

Tak hanya bermanfaat untuk penggunaan luar, minyak esensial cendana juga aman digunakan di dalam tubuh. Khasiat antiseptik mampu melindungi luka dan bisul di dalam tubuh dari infeksi, seperti manfaat minyak ini pada kulit luar guna melindungi luka koreng, bisul dan jerawat akibat timbulnya infeksi atau pembusukan.

  • Diuretik

Di balik sifat anti-peradangan yang dimiliki, minyak esensial cendana mampu membantu meredakan peradangan dalam sistem urine. Hal ini dapat membuar urine mengalir dengan mudah, minyak ini mampu membantu meningkatkan frekuensi buang air kecil serta volume urine hingga mengobati infeksi dan peradangan dalam sistem kemih karena racun berbahaya.

  • Astringen

Minyak ini juga disebut memiliki beberapa sifat astringen, kondisi ini menyebabkan kontraksi kecil di jaringan lunak tubuh seperti gusi dan kulit. Sifat astingen dalam minyak ini terbukti membawa manfaat dalam beberapa hal seperti memperkuat gusi, mengencangkan kulit hingga membersihkan kulit seperti menghilangkan jerawat dan flek hitam.

  • Jadi Wewangian

Minyak esensial ini juga memiliki wangi harum, sangat berguna dalam industri wewangian, ketika dipakai dalam proporsi yang lebih kecil dalam parfum. Minyak ini bisa menjadi fiksafif sangat baik untuk meningkatkan wewangian lain, seperti misalnya ketika dipadukan menjadi satu. Namun demikian, produk dengan bahan minyak cendana dibanderol dengan harga yang mahal.

Meski dibanderol dengan harga tergolong mahal, minyak ini justru biasa ditemui dalam bentuk wewangian atau parfum. Bahkan sering digunakan sebagai aroma terapi karena aroma klasik yang dimunculkan mampu meningkatkan kondisi fisik maupun mental. Sehingga sangat sering diandalkan untuk manfaat kesehatan.

Namun, bagi ibu hamil dan menyusui sangat dianjurkan untuk menghindari penggunaan minyak esensial cendana ini. Hal tersebut dikarenakan masih belum ada informasi lebih lanjut mengenai keamanan dan kegunaan minyak tersebut selama masa kehamilan.

Hidup Sehat Read More

Mengenal Protanopia, Buta Warna yang Tak Kenal Warna Merah

Buta warna merupakan kelainan yang terjadi pada mata yang tidak dapat mengenali perbedaan warna dengan jelas. Salah satu jenis buta warna adalah protanopia yang tidak dapat membedakan warna merah secara jelas.

Retina mata manusia didukung oleh sel-sel dengan tugas dan perannya masing-masing. Proses penglihatan warna pada manusia dibantu oleh dua jenis sel, yaitu sel batang dan kerucut.

Sel batang memiliki tugas untuk membantu penglihatan yang berada dalam cahaya yang minim dan hanya dapat membedakan warna hitam serta putih. Sementara itu, sel kerucut berfungsi untuk membedakan warna.

Berdasarkan pembagian, sel kerucut dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan pada sensitivitas pada gelombang cahaya yang menentukan warna. Jika sel kerucut L sensitif terhadap cahaya merah, maka sel kerucut M dan S memiliki sensitivitas pada cahaya hijau dan biru. Dalam kasus protanopia, sel kerucut L tidak dapat menangkap sinar merah pada retina, sehingga orang yang bersangkutan sulit membedakan objek yang berwarna merah.

Seseorang yang mengalami protanopia akan melihat objek berwarna merah menjadi warna hitam dan warna oranye, hijau, serta kuning akan terlihat berwarna kekuningan.

Apa yang menjadi paenyebab protanopia?

Kesalahan genetik dan sel genetik yang diturunkan oleh garis keturunan diduga menjadi faktor utama penyebab protanopia. Protanopia seringkali dihubungkan dengan kromosom seks X pada manusia dan memiliki sifat resesif atau tidak dominan.

Bagaimana cara mendiagnosis protanopia?

Diagnosis protanopia dilakukan dengan pemeriksaan penunjang, seperti tes warna Ishihara. Tes warna Ishihara adalah tes yang menggunakan media buku. Dalam buku tersebut, berisikan halaman-halaman dengan lingkaran besar, seperti piring yang tersusun dari lingkaran-lingkaran kecil yang memiliki warna dan ukuran yang berbeda-beda. Kumpulan lingkaran kecil tersebut akan membentuk angka dengan warna yang berbeda dengan warna lingkaran lainnya.

Tes ini hanya dapat dilakukan di puskesmas atau klinik terdekat yang dapat dilakukan oleh dokter umum. Pada umumnya, dokter akan mengacak halaman yang ditunjukkan pada pasien agar menghindari pasien menghafal urutan angka yang tertera pada buku.

Penyakit Read More

Vulvitis 

Vulvitis merupakan peradangan atau inflamasi pada vulva. Vulva merupakan struktur terluar vagina yang meliputi lipatan kulit. Meskipun vulvitis bukan merupakan suatu penyakit, gangguan tersebut merupakan kondisi yang dapat menandakan gangguan medis tertentu.

Inflamasi pada vulva bisa dipicu oleh berbagai faktor, di antaranya adalah infeksi, reaksi alergi, bahkan iritasi.

Setiap wanita bisa mengalami gangguan seperti ini. Tidak hanya itu, wanita pada sebelum masa pubertas dan yang telah menopause juga bisa berpotensi mengalami risiko yang lebih besar terhadap vulvitis. Hal tersebut juga disebabkan karena mereka memiliki kadar estrogen yang rendah sehingga hal tersebut membuat jaringan vulva mereka lebih kering dan tipis.

Gejala
Seseorang yang mengalami vulvitis bisa mengalami gejala sebagai berikut:

  • Kemerahan dan pembengkakan di bagian vulva.
  • Tonjolan berupa cairan yang ada di bagian vulva.
  • Rasa gatal yang parah.
  • Bercak-bercak putih yang bersisik di bagian vulva sehingga dapat menimbulkan rasa nyeri bila disentuh.

Penyebab
Seseorang yang mengalami vulvitis bisa disebabkan oleh faktor berikut:

  • Infeksi

Infeksi pada vulva bisa disebabkan oleh bakteri, virus, dan jamur. Infeksi juga bisa terjadi dari vagina seseorang. Contoh-contoh infeksi yang dialami adalah herpes kelamin, kutil kelamin, kutu kelamin, kudis, dan infeksi jamur Candida.

  • Iritasi dan alergi

Seseorang yang terkena vulvitis juga bisa dipicu oleh beberapa bahan atau produk yang dapat menimbulkan iritasi atau alergi pada vulva. Berikut adalah penyebab yang bisa membuat gangguan pada vulva:

  • Sabun yang menggunakan kandungan parfum atau bahan kimia yang keras.
  • Tisu toilet yang menggunakan kandungan parfum atau pewangi.
  • Air kolam renang.
  • Spermisida.
  • Air di permandian air panas.
  • Celana yang menggunakan bahan sintesis seperti spandeks.
  • Rendahnya kadar estrogen

Kadar estrogen yang rendah bisa dialami oleh wanita yang belum mengalami pubertas dan telah mengalami menopause. Kurangnya hormon estrogen dapat menimbulkan vagina kering sehingga hal tersebut membuat vagina lebih mudah terkena iritasi dan nyeri.

  • Penyakit tertentu

Contoh penyakit yang dapat membuat seseorang mengalami vulvitis adalah kanker vulva.

Diagnosis
Jika Anda mengalami vulvitis, Anda dapat periksa diri ke dokter. Dokter dapat melakukan diagnosis sebagai berikut:

  • Tanya jawab

Dokter akan menanyakan terkait kondisi yang Anda alami.

  • Pemeriksaan fisik

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pada area genital dan panggul untuk mengetahui jika Anda mengalami gejala vulvitis atau tidak.

  • Pemeriksaan penunjang

Dokter juga akan menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan penunjang untuk mengetahui apa yang membuat Anda mengalami vulvitis. Pemeriksaan penunjang dilakukan dengan mengambil sampel cairan baik dari vagina maupun urine. Setelah itu, pemeriksaan lebih lanjut dilakukan di laboratorium.

Pengobatan
Vulvitis dapat diobati dengan cara berikut:

  • Obat-obatan

Dokter dapat meresepkan beberapa jenis obat untuk mengatasi gejala vulvitis. Contoh obat yang dapat digunakan adalah salep kortison, untuk meredakan gatal dan iritasi.

  • Sitz bath

Sitz bath merupakan pengobatan lain yang dapat dilakukan dengan duduk berendam dalam air dangkal. Anda dapat melakukannya di bak mandi atau alat khusus di atas toilet.

Pencegahan
Selain pengobatan, berikut adalah cara untuk mencegah terjadinya vulvitis:

  • Pastikan agar organ intim tetap kering, bahkan setelah mandi atau buang air.
  • Jangan menggunakan produk yang membuat iritasi pada vulva seperti produk yang mengandung parfum atau pewangi.
  • Pakai celana yang tidak ketat dan yang terbuat dari bahan yang menyerap keringat seperti katun.
  • Ganti pakaian dalam secara rutin.

Kesimpulan
Vulvitis merupakan gangguan yang serius pada vulva. Meskipun demikian, gangguan tersebut dapat diobati dan dicegah dengan cara-cara yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih mendalam mengenai vulvitis, Anda dapat menanyakannya ke dokter.

Kesehatan Wanita Read More

Efektif dan Aman, Inilah 5 Cara Menghilangkan Bulu Wajah

Sebagian orang merasa terganggu dengan bulu-bulu halus yang tumbuh di wajah. Tiadanya bulu di wajah dianggap membuat wajah terlihat lebih mulus dan bersih. Namun, mengingat wajah relatif lebih sensitif dibanding bagian tubuh lain, maka perlu dipastikan cara menghilangkan bulu  yang akan dilakukan efektif dan aman.

Cara menghilangkan bulu wajah pada wajah

Perubahan hormon dapat memicu tumbuhnya bulu di wajah. Begitu juga dengan faktor keturunan atau genetika. Bagi Anda yang merasa risih dengan kehadiran bulu di wajah, berikut ini beberapa cara menghilangkan bulu wajah yang efektif.

1. Mencukur

Mencukur merupakan cara menghilangkan bulu yang paling mudah dan cepat. Baik menggunakan pisau manual maupun elektrik, prinsipnya sama saja, memotong bulu atau rambut yang tumbuh di permukaan kulit.

Cara ini juga bukan hanya efektif untuk menghilangkan bulu pada wajah, melainkan dapat pula digunakan untuk menghilangkan bulu di berbagai bagian tubuh. Mulai dari kaki, lengan, ketiak, hingga di bikini line.

Meski sangat mudah, sayangnya cara ini tidak memberikan hasil yang permanen dan jangka panjang. Dalam beberapa waktu, wajah Anda akan kembali ditumbuhi bulu dan Anda perlu bercukur kembali.

2. Mencabut

Hampir serupa dengan mencukur, namun kali ini kita menggunakan pinset untuk mencabut bulu pada wajah. Perbedaannya, kali ini bulu yang dicabut akan tertarik hingga ke akarnya. Ini merupakan cara menghilangkan bulu yang dianggap efektif dan mudah pastinya.

Karena bulu tercerabut hingga ke akarnya, hasilnya biasanya bertahan lebih lama, antara 3 minggu-2 bulan. Teknik mencabut ini biasanya paling cocok digunakan untuk membentuk alis.

Teknik mencabut ini kadang terasa tidak nyaman, meski tidak selalu sakit. Namun, bila Anda merasa sakit setelah proses mencabut bulu, kompres area tersebut dengan es batu. Kompres ini akan mengurangi pembengkakan dan kemerahan yang mungkin timbul.

3. Waxing di rumah

Waxing termasuk cara yang efektif untuk menghilangkan bulu pada area tertentu, tidak terkecuali wajah. Metode ini memanfaatkan lilin sebagai media penghilang bulu. Bila Anda memutuskan untuk melakukan waxing, pilihlah lilin yang lembut atau diformulasikan khusus untuk wajah.

Hal penting lainnya, cobalah untuk mengoleskan lilin yang digunakan pada bagian kulit lain sebelum menggunakannya pada wajah. Tujuannya, untuk mengetahui apakah Anda memiliki alergi terhadap bahan lilin tersebut.

4. Krim perontok bulu

Pilihan cara menghilangkan bulu wajah lainnya adalah dengan menggunakan krim perontok bulu. Menghilangkan bulu dengan cara ini relatif bertahan lebih lama dibanding mencukur, juga lebih ekonomis dibanding waxing.

Pada dasarnya, krim perontok bulu akan merusak protein yang ada pada rambut. Dengan demikian, rambut akan rontok dan Anda tinggal membersihkannya saja.

Krim perontok bulu ini tersedia untuk berbagai bagian tubuh, namun terdapat krim khusus untuk menghilangkan bulu pada wajah. Layaknya waxing, lebih baik Anda coba mengoleskannya pada bagian tubuh yang lain, seperti pada lengan. Untuk mengetahui muncul reaksi alergi atau tidak.

5. Mencabut bulu dengan benang

Cara menghilangkan bulu yang satu ini dikenal juga dengan istilah threading. Teknik ini sangat umum digunakan untuk merapikan alis atau menghilangkan bulu yang tidak diinginkan pada wajah.

Sesuai namanya, teknik threading memanfaatkan benang untuk menghilangkan bulu. Bulu halus akan ditarik dan dililit oleh benang, sampai terangkat.

Kelebihan cara menghilangkan bulu yang satu ini, tidak ada bahan kimia yang digunakan. Sehingga kecil kemungkinan muncul reaksi alergi. Namun, dalam prakteknya, Anda mungkin akan merasakan sedikit nyeri saat bulu diangkat dari folikelnya.

Hidup Sehat Read More