5 Perbedaan Gejala Dismenore dengan PMS

Perut terasa nyeri hingga badan yang mendadak merasa tidak kondusif merupakan kondisi yang kerap dijumpai perempuan yang tengah mengalami menstruasi. Kondisi ketidaknyamanan tubuh maupun psikis ketika haid ini kerap dikaitkan dengan gejala premenstrual syndrome, yang sebenarnya sudah dirasakan beberapa hari sebelum menstruasi datang. Namun, berhati-hatilah apabila gejala tidak enak badan yang Anda rasakan sudah berlebihan. Sebab bisa jadi, Anda bukan sedang mengalami PMS, melainkan tengah menghadapi dismenore.

Dismenore merupakan kondisi nyeri parah yang dialami oleh perempuan yang tengah menstruasi. Kondisi ini bahkan bisa membuat penderitanya tidak mampu beraktivitas normal sehari-hari. Tidak sema perempuan yang sedang haid menghadapi gejala ini. Nyatanya, hanya 1 dari 4 perempuan yang mengalami dismenore ketika sedang haid. Sementara itu, prevalensi perempuan yang sedang menstruasi terkena PMS bisa mencapai kisaran 75—85 persen.

Ketika menghadapi dismenore, Anda mungkin sangat membutuhkan penanganan medis. Karena itu, mengetahui gejala dismone yang tepat dan menyadari perbedaannya dengan PMS amat diperlukan. Berikut ini adalah lima perbedaan gejala yang dialami oleh penderita dismenore dengan penderita PMS.

  1. Nyeri Perut

Nyeri perut merupakan gejala yang lumrah dialami oleh perempuan yang sedang menstruasi. Pada kasus ia mengalami PMS, perempuan akan merasakan nyeri perut yang tidak terlalu berdampak diserta rasa kembung di perut bagian atas.

Sementara itu ketika ia mengalami dismenore, nyeri perut yang terasa akan sangat hebat bahkan bisa mengakibatkan kram. Area yang mengalami nyeri tidak hanya di bagian atas perut, namun menjalar hingga ke bagian pinggang dan pinggul.

  • Masalah Pencernaaan

Datangnya menstruasi akan ikut memberikan dampak bagi pencernaan Anda, apalagi jika mengalami PMS maupun dismenore. Ketika mengalami PMS, perempuan akan menjadi sulit buang air besar alias sembelit.

Hal yang sama akan dialami oleh penderita dismenore. Namun, tidak semua penderita dismenore mengalami sembelit. Justru sebaliknya, banyak ditemukan penderita dismenore kerap mengalami diare sampai tingkat akut ketika periode menstruasi datang.

  • Selera Makan

Selera makan Anda ketika mengalami PMS cenderung akan meningkat. Anda akan merasa mudah lapar dan ingin selalu mengunyah sesuatu. Kondisi ini membuat berat badan penderita PMS kerap bertambah setiap periode menstruasi tiba.

Hal sebaliknya dialami oleh penderita dismenore. Alih-alih bertambah nafsu makan, penderita dismenore justru sangat bisa kehilangan nafsu makannya selama periode haid. Ini dikarenakan ia kerap mengalami gejala mual dan muntah ketika memasuki masa menstruasi tiap bulannya.

  • Sakit Kepala

Baik penderita PMS maupun dismenore akan sering mengalami sakit kepala ketika masa menstruasi tiba. Namun, tingkat keparahannya berbeda. Sakit kepala yang dialami penderita PMS lebih bersifat wajar seperti pusing ketika Anda sedang kelelahan biasa.

Sementara itu, sakit kepala yang dialami penderita dismenore terasa lebih menyakitkan. Sakit kepala bahkan kerap menyebar sampai ke bagian pundak dan tulang belakang saking parahnya. Istirahat yang cukup kadang-kadang bisa memberi kelegaan, namun tidak akan berlangsung lama.

  • Kondisi Emosi

PMS tidak hanya menyerang fisik, melainkan psikis penderitanya. Ketika berhadapan dengan PMS, Anda sangat mungkin mengalami emosi yang naik turun. Anda bisa sebentar-sebentar menangis tanpa sebab yang jelas.

Hal ini tidak dialami oleh penderita dismenore. Perempuan yang tengah haid dan mengalami dismenore tetap memiliki emosi yang stabil. Rasa sakit hanya terasa di sekujur tubuh.

Jika Anda menangkap beberapa gejala dismenore pada tiap kali kedatangan tamu bulanan, cobalah untuk berkonsultasi ke dokter. Pasalnya, dismenore bisa sangat mengganggu aktivitas sebab Anda akan terbujur tidak berdaya selama masa menstruasi berlangsung.

Kesehatan Wanita Read More

Cara Mengajarkan Anak agar Terhindar dari Bahaya Pedofil

Baru-baru ini, para orangtua di Indonesia dibuat resah dengan ditangkapnya warga negara asing yang berkebangsaan Prancis yang terbukti sebagai pedofil. Kasus ini juga membangkitkan kewaspadaan para ayah dan ibu untuk melindungi buah hatinya dari para predator anak yang masih berkeliaran di luar sana. Pedofil adalah orang dewasa berusia di atas 16 tahun yang menderita kelainan seksual berupa suka dengan anak-anak yang berusia di bawah 13 tahun bahkan bayi. Penyimpangan seksual ini dapat ditandai dengan munculnya fantasi atau nafsu birahio ketika orang itu melihat anak-anak.

pedofil

Pada era digital seperti sekarang, pedofil bahkan sudah merambah ke dunia digital, terutama melalui media sosial yang kemudian merambah ke aplikasi berbalas pesan pribadi seperti Whatsapp. Oleh karena itu, sangat penting bagi orangtua untuk mengetahui hal yang harus mereka lakukan untuk menghindarkan anak-anak dari bahaya predator seksual ini. Orangtua tidak bisa selamanya melakukan larangan ini-itu kepada anak agar terhindar dari pedofil. Sebaliknya, Anda dapat melakukan pendekatan personal kepada anak dan mengajarkan beberapa hal dasar agar ia bisa melindungi dirinya sendiri dari pedofil, seperti:

  1. Mengenalkan bagian tubuh anak yang bersifat privat

Cara ini sudah bisa dimulai sejak anak berusia 3 tahun. Praktisi anak bahkan menyarankan orangtua untuk mengenalkan nama bagian tubuh itu sesuai aslinya, misalnya ‘payudara’ daripada ‘nenen’, ‘penis’ daripada ‘pipis’, dan sebagainya.

  • Berikan batasan bagian tubuh yang boleh disentuh/diperlihatkan

Beri tahu kepada anak dengan bahasa yang sederhana bahwa bagian tubuh tertentu, terutama area genital dan payudara (terutama bagi anak perempuan) tidak boleh disentuh, kecuali oleh orangtua. Jelaskan pula bahwa area privat tersebut tidak boleh diperlihatkan kepada siapa pun, apalagi bila tidak sepengetahuan orangtua. Anda tidak perlu menjelaskan bahwa di luar sana ada orang jahat yang mengincar anak-anak karena itu akan membuat anak overwhelmedatau kewalahan dengan penjelasan Anda. Cukup berikan pengertian bahwa bagian tubuh tersebut harus ia lindungi.

  • Waspadai juga orang yang Anda kenal

Tidak sedikit orangtua yang keliru menganggap pedofil hanya bisa datang sebagai orang asing yang sama sekali belum dikenal oleh anak. Faktanya, 80-90 persen predator anak merupakan orang yang kenal atau justru dekat dengan buah hati Anda sehari-hari.

  • Terbuka kepada anak

Pedofil biasanya menggunakan sandi ‘ini rahasia kita, jangan beritahu ibu dan ayah supaya kamu tidak dimarahi’ untuk mendapatkan kepercayaan anak. Sebelum hal ini terjadi, Anda dapat terlebih dahulu merebut kepercayaan buah hati Anda sendiri dengan selalu terbuka dan memintanya untuk menceritakan semua kegiatannya di hari itu.

  • Percaya pada anak

Di sisi lain, Anda juga harus percaya bahwa anak Anda adalah individu yang bisa mandiri. Jika Anda selalu menyalahkan anak atas hal-hal yang tidak sesuai dengan prinsip Anda, anak juga akan melakukan yang sebaliknya sehingga ia akan segan bercerita pada Anda jika memiliki masalah atau mungkin sedang diincar oleh pedofil.

Intinya, Anda harus membangun hubungan yang dekat dengan anak. Ketika anak sudah merasa nyaman dengan keluarganya sendiri, maka ia cenderung akan terbuka dan mendengarkan nasihat dari orangtua, apalagi nasihat itu demi kebaikannya sendiri.

Hidup Sehat Read More

Cara-cara Menurunkan Kadar Hormon Kortisol

Hormon kortisol adalah hormon yang berkaitan dengan respons tubuh saat menghadapi stres

Saat kamu stres, tubuh akan menghasilkan hormon yang disebut dengan hormon kortisol. Hormon ini diproduksi oleh kelenjar adrenal dan berfungsi untuk membantu mengatur tekanan darah dan sistem kekebalan tubuh selama datangnya krisis, baik krisis fisik maupun emosional. Hormon Kortisol baik untuk membentuk cadangan energi dan meningkatkan kemampuan tubuh melawan infeksi.

Masalahnya, stres yang tak kenal lelah juga dapat membuat tubuh waspada dan membuat manfaatnya berubah merugikan. Kadar kortisol yang tinggi dapat menyebabkan gangguan tidur, menekan sistem kekebalan, menyebabkan kenaikan gula darah, dan kenaikan berat badan.

Untungnya, tubuh telah berevolusi untuk menangkal lonjakan ini, yaitu dengan melakukan relaksasi. Berikut adalah delapan cara yang mengejutkan untuk memangkas kadar kortisol hampir separuh.

1. Meditasi

Dalam sebuah penelitian di Thailand, orang yang berlatih meditasi secara signifikan mengalami penurunan kortisol dan tekanan darah dalam waktu 6 minggu. Demikian pula orang yang bermeditasi setiap hari selama 4 bulan mengalami penurunan kortisol rata-rata sebesar 20 persen, menurut sebuah penelitian di Maharishi University.

2. Mendengarkan Musik 

Musik dapat memiliki efek menenangkan otak, terutama saat sedang menghadapi pemicu stres. Ketika seorang dokter di Osaka Medical Center, Jepang, memainkan lagu untuk sekelompok pasien yang menjalani kolonoskopi, tingkat kortisol pasien naik lebih sedikit dibandingkan pasien lain yang menjalani prosedur sama di ruangan yang tenang.

Mencegah lonjakan kortisol dalam situasi pemicu stres lainnya dapat dilakukan dengan mengalunkan musik instrumental. Dan jika ingin lebih cepat tertidur, dengarkanlah musik yang menenangkan, jangan menonton TV.

3. Tidur lebih awal atau tidur siang 

Ketika sekelompok pilot tidur 6 jam atau kurang selama 7 malam saat bertugas, tingkat kortisolnya meningkat secara signifikan dan tetap meningkat selama 2 hari, demikian kesimpulan penelitian yang dilakukan Jerman Institute for Aerospace Medicine. Tidur 8 jam direkomendasikan karena memberikan tubuh waktu untuk memulihkan diri dari stres seharian.

Jika tidak dapat memenuhi 8 jam tidur, pastikan dapat tidur siang pada hari berikutnya. Peneliti dari Pennsylvania State University menemukan bahwa tidur siang dapat mengurangi kortisol yang diakibatkan kurang tidur pada malam sebelumnya.

4. Minum teh hitam 

Teh hitam terbukti ampuh meredakan lonjakan kortisol. Ketika relawan di University College London diberi tugas yang memicu stres, kadar kortisol orang yang biasa minum teh hitam turun sebesar 47 persen dalam satu jam setelah menyelesaikan tugas. Sedangkan peserta lain yang minum teh palsu hanya mengalami penurunan 27 persen. Sang peneliti, Andrew Steptoe, PhD, menduga bahwa bahan kimia alami seperti polifenol dan flavonoid berperan penting atas efek menenangkan ini.

5. Bergaul dengan teman yang lucu 

Sahabat yang selalu dapat membuat tertawa tak hanya dapat mengalihkan perhatian dari masalah, tapi kehadirannya dapat membantu meredam stres. Tertawa saja sudah cukup untuk mengurangi kortisol hampir setengahnya, menurut para peneliti di Loma Linda University. Jika teman-teman sudah pada sibuk dengan urusannya masing-masing, menonton acara komedi juga dapat membantu.

6. Pijat 

Pijatan lembut dapat memangkas tingkat stres. Setelah beberapa minggu terapi pijat, rata-rata kadar kortisol akan menurun sebesar hampir sepertiga, menurut penelitian di University of Miami School of Medicine. Selain menjaga kadar kortisol, pijat juga dapat mengurangi stres dengan meningkatkan produksi dopamin dan serotonin, hormon yang dilepaskan ketika bersosialisasi dengan teman atau melakukan sesuatu yang menyenangkan.

7. Beribadah 

Menurut penelitian dari Universitas Mississippi, ritual keagamaan membentengi banyak orang dari tekanan sehari-hari, dan juga dapat menurunkan kadar kortisol. Subjek penelitian yang rajin ke gereja memiliki kadar hormon stres lebih rendah daripada yang tidak menghadiri ibadah sama sekali. Jika ritual tidak cukup menarik, cobalah mengembangkan sisi spiritual dengan berjalan-jalan di alam, hutan, pantai, atau menjadi relawan dalam kegiatan sosial.

8. Kunyah permen karet

Mengunyah permen karet dapat meredakan ketegangan, demikian saran dari peneliti di Northumbria University di Inggris. Ketika menghadapi tekanan, pengunyah permen karet memiliki kadar kortisol 12 persen lebih rendah dibandingkan yang tidak mengunyah permen. Pengunyah permen karet ditemukan memiliki kewaspadaan lebih besar dibandingkan yang tidak mengunyah permen. Diduga, mengunyah permen karet meningkatkan aliran darah dan aktivitas saraf pada salah satu bagian otak.

Itulah cara menurunkan hormon kortisol. Semoga membantumu.

Kesehatan Mental Read More

Ingin Tetap Aktif Selama di Rumah? Praktikan Olahraga Kalistenik Berikut Ini

Pernah mendengar tentang olahraga kalistenik? Jika belum, tentu Anda akrab dengan gerakan olahraga push up, bukan? Push up termasuk dalam jenis olahraga kalistenik yang bertumpu pada berat badan tubuh. Inilah, jenis olahraga kalistenik secara umum– mudah dilakukan di mana saja dan dapat dilakukan tanpa alat bantu olahraga.

Olahraga kalistenik adalah jenis olahraga yang berfokus pada penggunaan berat tubuh. Olahraga ini bertujuan untuk melatih otot-otot dan membantu membakar kalori berlebih yang Anda konsumsi. Beberapa jenis olahraga kalistenik yang dapat Anda lakukan, yaitu plank, situps, chinups, pullups, pushups, trunk twists, dan lunges.

Olahraga kalistenik sebagai latihan untuk membentuk otot

Tanpa Anda sadari, Anda tentu pernah sesekali melakukan gerakan olahraga kalistenik, seperti yang telah disebutkan di atas. Tanpa bantuan alat apa pun, Anda memanfaatkan berat tubuh sebagai media latihan gerakan olahraga kalistenik. Anda juga tidak perlu repot-repot mencari tepat olahraga untuk melakukan kalistenik, karena semua jenis olahraga kalistenik pada dasarnya dapat dilakukan di mana saja dan kapan pun.

Walaupun memang terlihat sederhana dan praktis, olahraga kalistenik dapat melatih pembentukan otot secara efektif. Gerakan mengangkat beban dari berat badan Anda sendiri, akan berpengaruh terhadap fungsi dan kinerja otot, terutama dalam meningkatkan kekuatan dan kelenturan otot. Pembentukan otot hanyalah satu dari sekian manfaat olahraga kalestenik yang dapat Anda peroleh. Lebih lengkap tentang manfaat olahraga kalestenik, Anda dapat menyimaknya di bawah ini.

  • Sebagai program untuk menurunkan berat badan

Apakah menurunkan berat badan menjadi salah satu tujuan utama Anda untuk berolahraga? Anda menginginkan tujuan ini agar tercapai, namun dengan usaha seminimal mungkin. Anda tidak perlu mengeluarkan uang berlebih, karena menyewa personal trainer di gym maupun membeli peralatan olahraga.

Jangan khawatir. Dengan secara rutin melakukan olahraga kalistenik, Anda dapat meraih tujuan tersebut kok. Gerakan olahraga kalistenik dapat secara efektif membakar kalori dalam tubuh dan juga di saat yang bersamaan mampu meningkatkan detak jantung Anda.

  • Mengoptimalkan koordinasi dan keseimbangan otot

Olahraga kalistenik dapat menjadi awalan yang baik bagi pemula yang ingin melakukan olahraga angkat beban. Gerakan olahraga kalistenik ini dapat melatih dan mengoptimalkan koordinasi dan keseimbangan otot.

  • Menguatkan persendian dan tulang

Ketika Anda melakukan gerakan olahraga kalistenik, kekuatan persendian dan tulang akan turut meningkat. Ketika persendian dan tulang kuat, maka Anda telah mengurangi risiko cedera ketika beraktivitas.

Cara melakukan olahraga kalistenik yang benar

Gerakan olahraga kalistenik cukup bervariasi. Sebuah catatan bagi Anda, jika ingin melakukan olahraga ini, tentukan dulu tujuan Anda untuk berolahraga.

Sebagai contoh, apabila Anda berkeinginan untuk melatih kekuatan otot tubuh bagian atas, maka Anda dapat berlatih dengan gerakan pushup atau pullup. Kedua gerakan ini dipercaya dapat mengencangkan otot di bahu, lengan, dada, dan juga perut.

Di sisi lain, jika Anda ingin melatih kekuatan otot pada bagian tubuh bawah, maka Anda dapat melakukan squat atau lunges yang melibatkan kekuatan pada otot paha dan kaki bagian bawah. Frekuensi olahraga kalistenik juga dapat Anda sesuaikan. Anda dapat melakukan olahraga ini sebanyak empat kali dalam seminggu dengan tujuan untuk menurunkan badan. Olahraga kalistenik ini juga dapat diimbangi dengan berlari, berenang, atau jogging untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.

Uncategorized Read More

Ragam Manfaat Daun Tapak Liman bagi Kesehatan Tubuh

Tanpa Anda sadari, tanaman yang mudah ditemukan di pinggir sawah ini, tapak liman memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Terutama pada bagian daun tapak liman, yang telah dipercaya oleh kaum Adam mampu meningkatkan libido secara efektif.

Dalam bahasa Latin, tanaman tapak liman (Elephantopus Scaber L) tergolong dalam jenis tumbuhan rimpang yang dapat menjalar hingga ketinggian 10-80 cm. Anda dapat mengenali tanaman ini dari ciri khasnya yang berupa daun berkumpul pada bagian bawah batang, sehingga terlihat seperti membentuk roset. Daun tapak liman berbentuk daun jorong dengan panjak berkisar 3-8 cm dan lebar 1-6 cm dan memiliki permukaan agak berambut.

Sebenarnya, sudah banyak penelitian, baik dari dalam maupun luar negeri yang membuktikan khasiat dari daun tapak liman sebagai obat herbal alternatif untuk kesehatan. Namun, penelitian tersebut masih terbatas pada tahap awal dan masih membutuhkan penelitian lebih jauh untuk mengonfirmasi hasil penelitian tersebut.

Apa saja manfaat daun tapak liman?

Daun tapak liman mengandung beragam zat, seperti stigmasterol, flavonoid luteolin-7-glukosida, elephantopin, deoxyelephantopin, isodeoxyelephantopin, lupeol, lupeol acetat, dotriacontan-1-ol, dan lainnya. Kandungan tersebut dipercaya dapat memberikan manfaat, seperti:

  • Meredakan penyakit kulit, terutama yang disebabkan oleh jamur.
  • Melancarkan proses air kecil (diuretik).
  • Mengatasi penyakit malaria (manfaat utama berada pada bagian akar).
  • Mengobati sariawan.
  • Mengurangi berbagai gejala penyakit batuk, bahkan meredakan demam.
  • Mengatasi diare
  • Membantu melancarkan pernapasan, seperti akibat sakit asma atau penyakit paru-paru lainnya

Cara mengolah daun tapak liman sebagai obat herbal umumnya dilakukan dengan merebus dan meminum air rebusannya tersebut. Di samping itu, beberapa orang mengolah daun tapak liman sebagai hidangan selayaknya makanan pecel.

Fungsi daun tapak liman untuk meningkatkan libido pria, benarkah?

Dalam sebuah penelitian, seperti yang dipublikasi oleh Fakultas Farmasi Universitas Surabaya, memang benar bahwa daun tapak liman terbukti dapat meningkatkan libido pada pria. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan ekstrak tanaman tapak liman pada hewan percobaan terhadap mencit (tikus percobaan). Selanjutnya, peneliti membandingkan hewan percobaan yang telah diberikan ekstrak tersebut dengan mencit normal.

Manfaat ini diduga diperoleh dari kandungan stigmasterol yang ada di dalam tanaman tapak liman. Zat stigmasterol ini termasuk dalam jenis fitosterol atau sejenis dengan kolesterol yang ada pada tumbuhan.

Efek dari stigmasterol pada pria dipercaya dapat membantu produksi hormon progesteron, meningkatkan gairah pria, dan melancarkan peredaran darah ke penis yang kemudian dapat mempermudah proses ereksi. Adanya manfaat ini membuat daun tapak liman disebut sebagai Viagra Jawa karena telah dipercaya sebagai obat kuat tradisional yang efektif.

Adakah efek samping dari daun tapak liman?

Sejauh ini, diketahui bahwa terlalu banyak mengonsumsi daun tapak liman dapat memicu risiko terkena serangan jantung, terutama bagi orang yang sebelumnya memiliki Riwayat terkena penyakit jantung.

Selain itu, kandungan fitosterol dalam daun tapak liman juga terhitung cukup tinggi. Bagi pasien fitosterolimia atau sitosterolemia, diwajibkan untuk berhati-hati jika ingin mengonsumsi daun tapak liman. Fitosterol juga dapat menyebabkan jantung terisi penuh oleh plak, sehingga meningkatkan risiko terkena stroke.

Hidup Sehat Read More