Meski Normal Marah Perlu Dikendalikan, Inilah Cara Meredam Amarah

Setiap orang pasti pernah merasa marah. Mungkin ada  kondisi tertentu yang membuat Anda marah dan hal tersebut sangat normal. Sayangnya, emosi tersebut kadang memiliki kecenderungan untuk memicu perilaku agresif. Pada keadaan demikian, Anda perlu memikirkan cara meredam amarah agar tidak merugikan.

Rasa marah sebetulnya tidak selalu negatif. Cukup banyak perubahan sosial atau pergerakan sosial yang terjadi berawal dari rasa marah. Tidak sedikit juga orang memperoleh energi positif dari kemarahan yang dirasakannya.

Perilaku yang mengikut rasa marah tersebut adalah penentu emosi tersebut positif atau negatif. Apabila rasa marah membuat Anda berteriak-teriak kepada orang lain, melakukan tindakan merusak, bahkan memukul atau melakukan tindakan kekerasan lainnya, maka jelas sekali emosi ini tergolong negatif dan perlu dikendalikan.

Memang tidak semua amarah berujung agresi. Sebagian orang justru memilih menyendiri ketika merasa marah.

Cara meredam amarah

Berusaha meredam amarah bukan berarti Anda tidak boleh merasa marah. Perlu diingat, Anda boleh merasa marah. Tapi, Anda tidak boleh berperilaku agresif karena Anda merasa marah. Di sinilah cara meredam amarah berperan, agar Anda tidak melakukan tindakan agresi.

Menghindarkan Anda dari penyesalan, lakukanlah cara meredam amarah di bawah ini.

1. Sadari rasa marah

Perlu disadari bahwa merasa marah itu wajar. Ketika Anda merasa marah, terimalah perasaan tersebut.

Pada kondisi kemarahan Anda tidak terkendali, sadari juga bahwa hal tersebut tidak baik. Jika berbagai kondisi sering berujung memicu kemarahan Anda, sadarilah hal tersebut hanya memunculkan persoalan, bukan menyelesaikannya.

2. Merasakan kemarahan, tapi tidak melampiaskan

Duduk dan mengambil napas membantu banyak orang untuk meredakan rasa marah yang meluap-luap. Tarik napas dan rasakan kemarahan, sambil ingatkan diri Anda agar tidak melampiaskan kemarahan dengan tindakan agresif.

3. Penuhi kebutuhan fisik dan psikis

Kondisi fisik dan psikis seseorang memiliki kaitan erat dengan tingkat kemarahan seseorang. Mungkin Anda pernah merasakannya, Anda menjadi lebih murah marah saat stres atau kelelahan, bahkan saat lapar.

Dengan demikian, memahami dan memenuhi kebutuhan fisik dan psikis itu sangat penting bagi kestabilan emosi. Apabila merasa lelah, beristirahatlah. Makanlah segera saat Anda lapar, bila perlu makanlah makanan yang menyenangkan bagi Anda. Hal-hal sederhana tersebut dapat menjadi cara meredam amarah yang sangat efektif.

4. Menjadi lebih empati

Seseorang dapat marah karena tidak memahami orang lain yang menjadi sumber kemarahannya. Sehingga, berusaha lebih empati pada orang lain, dapat membantu Anda meredam amarah.

Misal, saat Anda marah kepada staf karena hal tertentu. Sebelum Anda melakukan tindakan konfrontasi, cobalah berhenti sejenak dan memikirkan alasan staf Anda melakukan hal tersebut atau jika ada di posisi staf, akankah Anda melakukan hal yang sama?

Berusaha lebih empati biasanya cukup berhasil untuk membuat seseorang tidak mudah marah.

5. Melakukan aktivitas fisik

Berbagai penelitian menunjukkan kaitan antara melakukan aktivitas fisik dengan penurunan stres. Oleh sebab itu, aktivitas fisik atau berolahraga juga diklaim sebagai salah satu cara meredam marah yang efektif.

Adapun jenis olahraga yang dipilih, tidak ada kriteria khusus. Anda boleh saja berjalan kaki, berlari, atau bersepeda. Bagi Anda yang lebih nyaman dengan olahraga yang cenderung menenangkan dan sekaligus berupaya meditasi, yoga dapat menjadi pilihan.

Tips cara meredam amarah tersebut mungkin tidak akan efektif bagi semua orang. Jika tips tersebut dirasa tidak efektif bagi Anda, tidak ada salahnya bila Anda mencoba mencari bantuan tenaga profesional, seperti psikolog.

Kesehatan Mental Read More