Ini Perbedaan Tumor Jinak dengan Tumor Ganas

Tumor merupakan adanya pertumbuhan sel yang tidak normal di dalam tubuh. Kondisi ini ditandai dengan benjolan yang menyerupai pembengkakan. Secara umum, tumor dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu tumor jinak dan tumor ganas.

tumor jinak

Saat tubuh dalam kondisi sehat, sel-sel dalam tubuh akan tumbuh, membelah, dan saling berganti. Pertumbuhan sel-sel baru akan menggantikan sel-sel yang lama. Apabila pertumbuhan tersebut terus berlangsung bahkan saat tubuh sedang tidak memerlukannya, sel-sel baru akan terus terbentuk dan berkelompok hingga membentuk tumor.

Mengenal pengertian tumor jinak dan tumor ganas

Tumor jinak adalah kondisi tumor yang tidak berpotensi menjadi kanker. Tumor jenis ini tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya dan merupakan jenis tumor yang sangat umum terjadi pada wanita.

Berbeda dengan tumor yang jinak, tumor ganas adalah tumor yang terbentuk dari sel-sel kanker. Tumor jenis ini dapat berkembang dan menyebar, menyerang jaringan-jaringan lain di sekitarnya. Kemunculannya bisa terjadi di bagian tubuh mana saja, mulai dari kulit, usus, payudara, sampai organ dalam.

Penyebab dari tumor jinak dan tumor ganas sama-sama tidak diketahui dengan pasti. Kondisi ini bisa muncul secara tiba-tiba dan di area-area tubuh yang tak terdua. Terkadang, apabila benjolan yang jinak muncul pada area yang mudah terdeteksi, Anda mungkin akan menyalahartikannya sebagai tumor ganas. Untuk mendapatkan kepastian, lakukanlah pemeriksaan ke dokter.

Tidak seperti tumor ganas, tumor yang jinak sebetulnya tidak berbahaya. Akan tetapi, pasien tetap dianjurkan untuk melakukan sejumlah perawatan guna mengangkat tumor tersebut. Dalam beberapa kasus, tumor jinak dapat tiba-tiba berkembang menjadi tumor ganas di kemudian hari.

Perbedaan tumor jinak dan tumor ganas

Ada banyak faktor yang membedakan tumor jinak dengan tumor ganas. Selain dari sifatnya, kedua jenis tumor ini juga dapat dibedakan melalui gejala, metode penyebaran, hingga upaya pengobatannya.

Berikut ini beberapa karakteristik dari tumor jinak yang perlu Anda ketahui:

  • Pertumbuhan sel tumor yang lambat, cenderung tidak menyebar
  • Tidak menyerang jaringan sehat di sekitarnya atau bagian tubuh yang lain
  • Bentuk dan DNA dari sel tampak normal saat diuji di bawah mikroskop
  • Tidak mengeluarkan hormon atau zat lainnya kecuali pheochromocytoma dari kelenjar adrenal
  • Tidak memerlukan perawatan khusus bila tidak mengancam kesehatan
  • Memiliki resiko lebih kecil untuk muncul kembali setelah melewati prosedur pengangkatan tumor

Dalam mengatasi tumor jinak, dokter biasanya menganjurkan pasien untuk melakukan pemeriksaan secara berkala, memastikan tumor tersebut tidak berkembang menjadi sel kanker.

Sementara, tumor ganas memiliki beberapa karakteristik yang bertolak belakang dengan karakteristik dari tumor yang jinak. Berikut ini karakteristik dari tumor ganas yang bisa dikenali:

  • Sel tumor ganas bisa menyebar dan bertumbuh dengan sangat cepat
  • Menyerang jaringan-jaringan lain di sekitarnya dan menyebar melalui aliran darah
  • Dapat kembali muncul setelah diangkat, umumnya di area lain yang tak jauh dari bagian tubuh awal
  • Bentuk, kromosom, dan DNA dari sel tumor terlihat tidak normal saat diuji di bawah mikroskop
  • Mengeluarkan zat yang dapat menyebabkan penurunan berat badan serta kelelahan
  • Memerlukan perawatan yang agresif, termasuk operasi, terapi radiasi, kemoterapi, dan konsumsi obat-obatan

Penderita tumor jinak umumnya memiliki resiko yang sangat kecil untuk mengalami komplikasi yang berbahaya. Akan tetapi, beberapa dokter menganjurkan pasien mengangkat tumor ini untuk berjaga-jaga. Untuk mendapatkan kepastian mengenai upaya pengobatan tumor jinak yang diderita, lakukanlah konsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kanker.

Hidup Sehat Read More

Kelebihan Minyak Cendana yang Perlu Diketahui

Diekstrak melalui penyulingan uap kayu cendana dewasa berusia 40 hingga 80 tahun merupakan minyak esensial pohon cendana. Semakin tua usia pohon, maka akan semakin banyak cadangan minyak cendana dan semakin kuat aroma yang ditimbulkan. Perlu diketahui bahwa minyak yang satu ini merupakan salah satu minyak atsiri paling mahal di pasaran.

Termasuk paling mahal di pasaran karena bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan minyak ini tidak mudah untuk didapat. Sebanyak 90 persen produksi minyak esensial cendana yang terdapat di pasaran dunia berasal dari India. Namun demikian, sesuai dengan harga yang dibanderol manfaat dari minyak ini sangat berkhasiat bagi kesehatan dan kecantikan.

Manfaat Minyak Cendana

  • Hilangkan Rasa Cemas

Minyak esensial cendana mempunyai efek sedatif, efek yang mampu menenangkan peradangan, kecemasan, ketakutan, stres hingga kegelisahan. Selain itu, mampu menimbulkan relaksasi, ketenangan yang baik untuk konsentrasi hingga membuat pikiran menjadi positif dan dampaknya membuat rasa cemas hilang.

  • Anti-Peradangan

Minyak ini sangat efektif digunakan sebagai anti-peradangan, sebuah penelitian menyebutkan bahwa minyak esensial cendana mempunyai efek pendinginan yang bagus untuk meringankan berbagai peradangan di otak. Selain itu juga peradangan pada sistem pencernaan, saraf, peredaran darah hingga ekresi yang dihasilkan dari infeksi, demam dan lain sebagainya.

  • Membantu Merawat Kulit

Merawat kulit juga bisa dilakukan dengan menggunakan minyak esensial cendana, minyak ini mampu untuk menenangkan kulit. Sehingga mampu menjaga kulit dari peradangan dan iritasi, selain itu minyak ini bisa dipakai untuk menyembuhkan infeksi dan membuat kulit semakin segar dan sejuk, sementara khasiat antiseptik mampu membuat kulit bersih dan cerah.

  • Antiseptik

Tak hanya bermanfaat untuk penggunaan luar, minyak esensial cendana juga aman digunakan di dalam tubuh. Khasiat antiseptik mampu melindungi luka dan bisul di dalam tubuh dari infeksi, seperti manfaat minyak ini pada kulit luar guna melindungi luka koreng, bisul dan jerawat akibat timbulnya infeksi atau pembusukan.

  • Diuretik

Di balik sifat anti-peradangan yang dimiliki, minyak esensial cendana mampu membantu meredakan peradangan dalam sistem urine. Hal ini dapat membuar urine mengalir dengan mudah, minyak ini mampu membantu meningkatkan frekuensi buang air kecil serta volume urine hingga mengobati infeksi dan peradangan dalam sistem kemih karena racun berbahaya.

  • Astringen

Minyak ini juga disebut memiliki beberapa sifat astringen, kondisi ini menyebabkan kontraksi kecil di jaringan lunak tubuh seperti gusi dan kulit. Sifat astingen dalam minyak ini terbukti membawa manfaat dalam beberapa hal seperti memperkuat gusi, mengencangkan kulit hingga membersihkan kulit seperti menghilangkan jerawat dan flek hitam.

  • Jadi Wewangian

Minyak esensial ini juga memiliki wangi harum, sangat berguna dalam industri wewangian, ketika dipakai dalam proporsi yang lebih kecil dalam parfum. Minyak ini bisa menjadi fiksafif sangat baik untuk meningkatkan wewangian lain, seperti misalnya ketika dipadukan menjadi satu. Namun demikian, produk dengan bahan minyak cendana dibanderol dengan harga yang mahal.

Meski dibanderol dengan harga tergolong mahal, minyak ini justru biasa ditemui dalam bentuk wewangian atau parfum. Bahkan sering digunakan sebagai aroma terapi karena aroma klasik yang dimunculkan mampu meningkatkan kondisi fisik maupun mental. Sehingga sangat sering diandalkan untuk manfaat kesehatan.

Namun, bagi ibu hamil dan menyusui sangat dianjurkan untuk menghindari penggunaan minyak esensial cendana ini. Hal tersebut dikarenakan masih belum ada informasi lebih lanjut mengenai keamanan dan kegunaan minyak tersebut selama masa kehamilan.

Hidup Sehat Read More

Mengenal Protanopia, Buta Warna yang Tak Kenal Warna Merah

Buta warna merupakan kelainan yang terjadi pada mata yang tidak dapat mengenali perbedaan warna dengan jelas. Salah satu jenis buta warna adalah protanopia yang tidak dapat membedakan warna merah secara jelas.

Retina mata manusia didukung oleh sel-sel dengan tugas dan perannya masing-masing. Proses penglihatan warna pada manusia dibantu oleh dua jenis sel, yaitu sel batang dan kerucut.

Sel batang memiliki tugas untuk membantu penglihatan yang berada dalam cahaya yang minim dan hanya dapat membedakan warna hitam serta putih. Sementara itu, sel kerucut berfungsi untuk membedakan warna.

Berdasarkan pembagian, sel kerucut dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan pada sensitivitas pada gelombang cahaya yang menentukan warna. Jika sel kerucut L sensitif terhadap cahaya merah, maka sel kerucut M dan S memiliki sensitivitas pada cahaya hijau dan biru. Dalam kasus protanopia, sel kerucut L tidak dapat menangkap sinar merah pada retina, sehingga orang yang bersangkutan sulit membedakan objek yang berwarna merah.

Seseorang yang mengalami protanopia akan melihat objek berwarna merah menjadi warna hitam dan warna oranye, hijau, serta kuning akan terlihat berwarna kekuningan.

Apa yang menjadi paenyebab protanopia?

Kesalahan genetik dan sel genetik yang diturunkan oleh garis keturunan diduga menjadi faktor utama penyebab protanopia. Protanopia seringkali dihubungkan dengan kromosom seks X pada manusia dan memiliki sifat resesif atau tidak dominan.

Bagaimana cara mendiagnosis protanopia?

Diagnosis protanopia dilakukan dengan pemeriksaan penunjang, seperti tes warna Ishihara. Tes warna Ishihara adalah tes yang menggunakan media buku. Dalam buku tersebut, berisikan halaman-halaman dengan lingkaran besar, seperti piring yang tersusun dari lingkaran-lingkaran kecil yang memiliki warna dan ukuran yang berbeda-beda. Kumpulan lingkaran kecil tersebut akan membentuk angka dengan warna yang berbeda dengan warna lingkaran lainnya.

Tes ini hanya dapat dilakukan di puskesmas atau klinik terdekat yang dapat dilakukan oleh dokter umum. Pada umumnya, dokter akan mengacak halaman yang ditunjukkan pada pasien agar menghindari pasien menghafal urutan angka yang tertera pada buku.

Penyakit Read More

Vulvitis 

Vulvitis merupakan peradangan atau inflamasi pada vulva. Vulva merupakan struktur terluar vagina yang meliputi lipatan kulit. Meskipun vulvitis bukan merupakan suatu penyakit, gangguan tersebut merupakan kondisi yang dapat menandakan gangguan medis tertentu.

Inflamasi pada vulva bisa dipicu oleh berbagai faktor, di antaranya adalah infeksi, reaksi alergi, bahkan iritasi.

Setiap wanita bisa mengalami gangguan seperti ini. Tidak hanya itu, wanita pada sebelum masa pubertas dan yang telah menopause juga bisa berpotensi mengalami risiko yang lebih besar terhadap vulvitis. Hal tersebut juga disebabkan karena mereka memiliki kadar estrogen yang rendah sehingga hal tersebut membuat jaringan vulva mereka lebih kering dan tipis.

Gejala
Seseorang yang mengalami vulvitis bisa mengalami gejala sebagai berikut:

  • Kemerahan dan pembengkakan di bagian vulva.
  • Tonjolan berupa cairan yang ada di bagian vulva.
  • Rasa gatal yang parah.
  • Bercak-bercak putih yang bersisik di bagian vulva sehingga dapat menimbulkan rasa nyeri bila disentuh.

Penyebab
Seseorang yang mengalami vulvitis bisa disebabkan oleh faktor berikut:

  • Infeksi

Infeksi pada vulva bisa disebabkan oleh bakteri, virus, dan jamur. Infeksi juga bisa terjadi dari vagina seseorang. Contoh-contoh infeksi yang dialami adalah herpes kelamin, kutil kelamin, kutu kelamin, kudis, dan infeksi jamur Candida.

  • Iritasi dan alergi

Seseorang yang terkena vulvitis juga bisa dipicu oleh beberapa bahan atau produk yang dapat menimbulkan iritasi atau alergi pada vulva. Berikut adalah penyebab yang bisa membuat gangguan pada vulva:

  • Sabun yang menggunakan kandungan parfum atau bahan kimia yang keras.
  • Tisu toilet yang menggunakan kandungan parfum atau pewangi.
  • Air kolam renang.
  • Spermisida.
  • Air di permandian air panas.
  • Celana yang menggunakan bahan sintesis seperti spandeks.
  • Rendahnya kadar estrogen

Kadar estrogen yang rendah bisa dialami oleh wanita yang belum mengalami pubertas dan telah mengalami menopause. Kurangnya hormon estrogen dapat menimbulkan vagina kering sehingga hal tersebut membuat vagina lebih mudah terkena iritasi dan nyeri.

  • Penyakit tertentu

Contoh penyakit yang dapat membuat seseorang mengalami vulvitis adalah kanker vulva.

Diagnosis
Jika Anda mengalami vulvitis, Anda dapat periksa diri ke dokter. Dokter dapat melakukan diagnosis sebagai berikut:

  • Tanya jawab

Dokter akan menanyakan terkait kondisi yang Anda alami.

  • Pemeriksaan fisik

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pada area genital dan panggul untuk mengetahui jika Anda mengalami gejala vulvitis atau tidak.

  • Pemeriksaan penunjang

Dokter juga akan menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan penunjang untuk mengetahui apa yang membuat Anda mengalami vulvitis. Pemeriksaan penunjang dilakukan dengan mengambil sampel cairan baik dari vagina maupun urine. Setelah itu, pemeriksaan lebih lanjut dilakukan di laboratorium.

Pengobatan
Vulvitis dapat diobati dengan cara berikut:

  • Obat-obatan

Dokter dapat meresepkan beberapa jenis obat untuk mengatasi gejala vulvitis. Contoh obat yang dapat digunakan adalah salep kortison, untuk meredakan gatal dan iritasi.

  • Sitz bath

Sitz bath merupakan pengobatan lain yang dapat dilakukan dengan duduk berendam dalam air dangkal. Anda dapat melakukannya di bak mandi atau alat khusus di atas toilet.

Pencegahan
Selain pengobatan, berikut adalah cara untuk mencegah terjadinya vulvitis:

  • Pastikan agar organ intim tetap kering, bahkan setelah mandi atau buang air.
  • Jangan menggunakan produk yang membuat iritasi pada vulva seperti produk yang mengandung parfum atau pewangi.
  • Pakai celana yang tidak ketat dan yang terbuat dari bahan yang menyerap keringat seperti katun.
  • Ganti pakaian dalam secara rutin.

Kesimpulan
Vulvitis merupakan gangguan yang serius pada vulva. Meskipun demikian, gangguan tersebut dapat diobati dan dicegah dengan cara-cara yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih mendalam mengenai vulvitis, Anda dapat menanyakannya ke dokter.

Kesehatan Wanita Read More

Efektif dan Aman, Inilah 5 Cara Menghilangkan Bulu Wajah

Sebagian orang merasa terganggu dengan bulu-bulu halus yang tumbuh di wajah. Tiadanya bulu di wajah dianggap membuat wajah terlihat lebih mulus dan bersih. Namun, mengingat wajah relatif lebih sensitif dibanding bagian tubuh lain, maka perlu dipastikan cara menghilangkan bulu  yang akan dilakukan efektif dan aman.

Cara menghilangkan bulu wajah pada wajah

Perubahan hormon dapat memicu tumbuhnya bulu di wajah. Begitu juga dengan faktor keturunan atau genetika. Bagi Anda yang merasa risih dengan kehadiran bulu di wajah, berikut ini beberapa cara menghilangkan bulu wajah yang efektif.

1. Mencukur

Mencukur merupakan cara menghilangkan bulu yang paling mudah dan cepat. Baik menggunakan pisau manual maupun elektrik, prinsipnya sama saja, memotong bulu atau rambut yang tumbuh di permukaan kulit.

Cara ini juga bukan hanya efektif untuk menghilangkan bulu pada wajah, melainkan dapat pula digunakan untuk menghilangkan bulu di berbagai bagian tubuh. Mulai dari kaki, lengan, ketiak, hingga di bikini line.

Meski sangat mudah, sayangnya cara ini tidak memberikan hasil yang permanen dan jangka panjang. Dalam beberapa waktu, wajah Anda akan kembali ditumbuhi bulu dan Anda perlu bercukur kembali.

2. Mencabut

Hampir serupa dengan mencukur, namun kali ini kita menggunakan pinset untuk mencabut bulu pada wajah. Perbedaannya, kali ini bulu yang dicabut akan tertarik hingga ke akarnya. Ini merupakan cara menghilangkan bulu yang dianggap efektif dan mudah pastinya.

Karena bulu tercerabut hingga ke akarnya, hasilnya biasanya bertahan lebih lama, antara 3 minggu-2 bulan. Teknik mencabut ini biasanya paling cocok digunakan untuk membentuk alis.

Teknik mencabut ini kadang terasa tidak nyaman, meski tidak selalu sakit. Namun, bila Anda merasa sakit setelah proses mencabut bulu, kompres area tersebut dengan es batu. Kompres ini akan mengurangi pembengkakan dan kemerahan yang mungkin timbul.

3. Waxing di rumah

Waxing termasuk cara yang efektif untuk menghilangkan bulu pada area tertentu, tidak terkecuali wajah. Metode ini memanfaatkan lilin sebagai media penghilang bulu. Bila Anda memutuskan untuk melakukan waxing, pilihlah lilin yang lembut atau diformulasikan khusus untuk wajah.

Hal penting lainnya, cobalah untuk mengoleskan lilin yang digunakan pada bagian kulit lain sebelum menggunakannya pada wajah. Tujuannya, untuk mengetahui apakah Anda memiliki alergi terhadap bahan lilin tersebut.

4. Krim perontok bulu

Pilihan cara menghilangkan bulu wajah lainnya adalah dengan menggunakan krim perontok bulu. Menghilangkan bulu dengan cara ini relatif bertahan lebih lama dibanding mencukur, juga lebih ekonomis dibanding waxing.

Pada dasarnya, krim perontok bulu akan merusak protein yang ada pada rambut. Dengan demikian, rambut akan rontok dan Anda tinggal membersihkannya saja.

Krim perontok bulu ini tersedia untuk berbagai bagian tubuh, namun terdapat krim khusus untuk menghilangkan bulu pada wajah. Layaknya waxing, lebih baik Anda coba mengoleskannya pada bagian tubuh yang lain, seperti pada lengan. Untuk mengetahui muncul reaksi alergi atau tidak.

5. Mencabut bulu dengan benang

Cara menghilangkan bulu yang satu ini dikenal juga dengan istilah threading. Teknik ini sangat umum digunakan untuk merapikan alis atau menghilangkan bulu yang tidak diinginkan pada wajah.

Sesuai namanya, teknik threading memanfaatkan benang untuk menghilangkan bulu. Bulu halus akan ditarik dan dililit oleh benang, sampai terangkat.

Kelebihan cara menghilangkan bulu yang satu ini, tidak ada bahan kimia yang digunakan. Sehingga kecil kemungkinan muncul reaksi alergi. Namun, dalam prakteknya, Anda mungkin akan merasakan sedikit nyeri saat bulu diangkat dari folikelnya.

Hidup Sehat Read More

Ini Cara menggunakan Face Mist yang Benar

Dikenal juga dengan facial spray, face mist merupakan bagian dari varian make-up yang dipakai setiap hari oleh para perempuan. Produk ini banyak digunakan oleh perempuan karena dianggap lebih praktis dalam cara pemakaiannya. Karena bisa langsung disemprotkan pada wajah, setelah itu hasilnya bisa langsung dirasakan.

Produk ini membuat kulit wajah yang sebelumnya kering dan tampak dehidrasi langsung berubah menjadi segar serta terasa lembab. Facial spray ini bisa dipakai kapan saja dalam setiap keseharian dan bahkan saat akan menggunakan make-up. Beberapa manfaat lain bisa didapatkan produk ini, namun belum banyak yang tahu bagaimana cara yang benar menggunakannya.

Cara Penggunaan Face Mist

Ketika perempuan melakukan kegiatan yang menguras banyak tenaga, biasanya seseorang tersebut juga akan mengeluarkan banyak keringat seperti olahraga misalnya. Produk ini bisa digunakan untuk mengembalikan kesegaran wajah serta kelembapan yang hilang karena berkeringat. Tak hanya itu, produk ini juga bisa dipakai untuk membilas wajah setelah berenang.

Namun lebih dari itu, banyak manfaat bisa didapatkan secara maksimal jika cara penggunaan produk ini dilakukan dengan benar. Tidak sedikit para pengguna yang terkadang masih keliru dalam menggunakan produk ini, berikut ini beberapa saran terkait cara penggunaan facial spray yang benar untuk dilakukan.

  • Bersihkan wajah dengan benar, bisa menggunakan air mengalir dan sabun muka sebelum diberikan facial spray.
  • Kemudian semprotkan facial spray ke wajah secukupnya dan tidak berlebihan, setelah itu tunggu sampai kering.
  • Jika sudah kering, tepuk-tepuk secara lembut menggunakan tangan kosong, pastikan menepuknya secara lembut.
  • Semprotkan lagi produk facial spray dan tunggu sampai kering kembali, jika sudah selanjutnya adalah menggunakan bedak serta peralatan make-up yang ada.
  • Setelah itu, kembali semprotkan facial spray, lakukan pemakaian produk ini saat dingin, tujuannya untuk memperbaiki make-up.

Jenis Facial Spray

  • Untuk Kulit Kering

Penggunaan produk ini untuk kulit kering adalah untuk mengatasi iritasi terutama ketika memasuki musim dingin. Selain itu untuk mengatasi permasalahan kulit yang mudah terkelupas karena salah penggunaan kosmetik. Pilih produk dengan kandungan aloe vera yang bisa membantu melembabkan kulit.

  • Untuk Kulit Berminyak

Pilih produk  facial spray yang memiliki kandungan berry extrack, buah yang satu ini kaya akan vitamin C yang bisa membantu menutrisi kulit dan membuat wajah kusam tampak lebih segar. Produk ini bisa digunakan pada kulit berminyak karena sering beraktivitas di luar ruangan, bila tidak sempat melakukan touch-up untuk memperbaiki make-up.

  • Untuk Kulit Normal

Merawat kulit normal memang tidak terlalu sulit, kulit normal tidak membutuhkan banyak produk untuk bisa menjaga kelembapan kulit. Salah satunya dengan produk facial spray ini, gunakan Body Shop Make-Up Setting Spray yang kaya akan aloe vera. Sangat bermanfaat untuk menjaga kelembapan kulit dan membuatnya tetap terlihat segar.

Facial spray lain bisa dipilih sesuai dengan jenis kulit yang dimiliki seseorang, misalnya produk yang mengandung vitamin E Hydrating Face Mist. Produk ini mengandung rosewater yang berfungsi menyegarkan kulit dan membantu kulit tetap sehat. Manfaat utama dari facial spray sebenarnya adalah untuk membuat make-up tahan lama.

Untuk perawatan secara alami, vitamin E yang baik untuk kulit bisa didapatkan dengan menggunakan minyak kedelai. Dengan minyak ini kulit tak hanya terjaga kelembapannya tetapi juga nutrisi yang dibutuhkan kulit bisa tercukupi dengan baik.

Kesehatan Kulit Read More

Cara Menjaga Suhu Kamar Agar Tidur Nyenyak

suhu kamar paling ideal untuk tidur adalah 18,3 derajat Celcius

Apabila suhu yang terdapat di kamar tidur terlalu panas dan terlalu dingin, tubuh seseorang akan berusaha secara keras untuk mencapai titik kenyamanan sehingga bukan tidak mungkin mengganggu dan mengurangi kualitas tidur. Hal inilah yang menjadikan suhu kamar sangat penting untuk diperhatikan agar seseorang mendapat kualitas tidur yang sempurna.

Suhu di dalam kamar yang terlalu panas bisa membuat seseorang sering terbangun di tengah malam karena merasa panas dan kegerahan. Tingkat kenyamanan pada suhu dalam kamar sangat memengaruhi kualitas tidur REM, yaitu tahap ketika seseorang berada di dalam mimpi. Fase REM biasanya terjadi setelah seseorang 90 menit setelah tertidur.

Tips Menjaga Suhu Kamar

Mendapatkan suhu ruang tidur dengan tepat sangat penting, temperatur ruangan yang lebih dingin bisa membantu tubuh mempertahankan suhu tubuh yang lebih konsisten, selain itu juga untuk mencegah keringat malam dan kondisi insomnia. Namun, jika terlalu dingin tubuh juga harus mengeluarkan banyak energi untuk menghangatkan badan.

Banyak ahli yang menyarankan untuk bisa mengatur suhu ruangan kamar agar menjadi lebih sejuk, kondisi tersebut lebih mempermudah seseorang menutup mata dan terlelap. Selain itu, kamar juga bisa dianggap sebagai gua dengan kondisi sunyi, sejuk dan gelap. Berikut ini beberapa cara yang bisa digunakan untuk menjaga suhu ruangan kamar tetap terjaga ideal.

  • Memastikan sirkulasi udara yang terdapat di dalam ruangan berjalan dengan lancar, lakukan dengan mengatur ventilasi udara dengan baik agar ruangan tidak terlalu pengap.
  • Tutup jendela kamar tidur ketika di malam hari, hal ini dikarenakan suhu yang terdapat di luar ruangan bisa berubah-ubah dan memengaruhi konsistensi suhu di kamar tidur.
  • Matikan lampu kamar tidur di malam hari, tujuannya agar mata tidak silau saat tidur, selain itu lampu yang padam dan suasana gelap mampu menjaga suhu tubuh dalam ruangan.
  • Tutup tirai dan gorden jika ingin tidur pada siang hari, tujuannya adalah untuk menghalangi sinar matahari yang membuat ruangan panas, sehingga tidur pun akan lebih nyaman dan nyenyak.
  • Jika menggunakan mesin pendingin udara atau AC, atur pada suhu yang sesuai, yakni berada di kisaran 15 hingga 19 derajat celcius.
  • Apabila menggunakan kipas angin, pastikan sudah diatur dengan kecepatan yang sesuai dengan kondisi ruangan, jangan diatur terlalu kencang karena berisiko menyebabkan masuk angin.
  • Kenakan kaus kaki saat tidur, hal ini berguna karena tubuh membutuhkan kondisi sejuk sementara bagian kaki tetap membutuhkan kehangatan.
  • Fungsi menggunakan kaus kaki adalah agar kaki tetap hangat dan membantu melebarkan pembuluh darah sehingga mampu mendistribusikan kembali panas ke seluruh tubuh dengan lebih baik.
  • Dua faktor yang memengaruhi tidur malam yang nyenyak adalah suasana gelap dan sejuk, dua hal ini berpengaruh pada kualitas tidur seseorang.

Suhu tubuh manusia akan mengalami fluktuasi di siang hari dan baru akan mencapai titik tertinggi di sore hari. Selanjutnya menjelang waktu tidur, suhu tubuh akan berkurang karena tubuh mempersiapkan diri untuk bisa beristirahat. Hal ini bukanlah kebetulan bahwa penurunan suhu tubuh sudah dimulai sejak matahari terbenam.

Pada dasarnya suhu tubuh yang berkurang di malam hari merupakan sebuah tanda dan sinyal bahwa otak tengah memproduksi melanin, merupakan hormon yang fungsinya mengatur tidur seseorang. Selain itu, kerja otak dipengaruhi dengan siklus tidur-bangun yang ditentukan oleh ritme sirkadian, hal ini menjadi alasan mengapa suhu kamar tidur sangat penting diperhatikan.

Hidup Sehat Read More

Perbedaan Vaginosis dan Vaginitis

Salah satu kondisi yang menjadi masalah bagi perempuan adalah keputihan, keadaan ini muncul karena adanya beberapa faktor, salah satunya adalah vaginosis dan vaginitis. Hal ini perlu diperhatikan karena menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebutkan 21,2 juta kasus gangguan vagina pada perempuan berusia 14 hingga 49 tahun di Amerika Serikat.

Kedua kondisi yang menjadi penyebab seorang perempuan terkena keputihan ini adalah adanya infeksi virus, bakteri dan jamur yang bisa menyerang bagian tubuh mana saja termasuk area genital. Kondisi tersebut juga memiliki gejala yang mirip, namun perlu diketahui bahwa kedua penyebab keputihan tersebut sangat berbeda.

Jenis Radan Vaginda

  • Vaginosis

Vaginosis menyebabkan seorang perempuan mengalami infeksi pada vagina, infeksi ini disebabkan adanya perubahan jenis bakteri yang ada di vagina, seperti bakteri lactobacillus. Meskipun jenis bakteri ini termasuk bakteri baik karena menghasilkan bahan kimia yang mampu mempertahankan tingkat keasaman pada vagina.

Namun dalam kondisi munculnya vaginosis, bakteri ini digantikan oleh jenis bakteri lain yang biasanya muncul dalam konsentrasi lebih kecil pada vagina. Selain itu vaginosis juga disebabkan karena aktivitas seksual, seperti berganti-ganti pasangan seks hingga penggunaan alat kontrasepsi IUD.

Perempuan yang mengidap penyakit ini dalam beberapa khusus tidak memiliki gejala, sebanyak 50 persen perempuan yang didiagnosis kondisi ini tidak merasakan gejala tertentu. Namun, kasus lain juga menyebutkan bahwa vaginosis menyebabkan munculnya bau tidak enak pada vagina dan keluarnya cairan berwarna kuning dan putih.

Keputihan yang muncul akibat kondisi ini biasanya cenderung lebih tipis ketimbang keputihan yang terjadi karena infeksi ragi vagina atau candida. Selain itu, beberapa perempuan juga mengaku muncul gejala yang mengganggu setelah berhubungan seksual. Yang perlu diketahui adalah keputusan karena kondisi tidak menyebabkan iritasi signifikan pada vulva.

  • Vaginitis

Menurut American Association for Clinical Chemistry (AACC), Merupakan kondisi peradangan pada vagina yang kemungkinan disebabkan oleg vaginosis bakterial atau faktor lain seperti adanya alergi, iritasi hingga penurunan hormon estrogen pada perempuan. Kondisi ini biasanya akan mengalami beberapa gejala seperti penambahan jumlah cairan di vagina.

Selain itu juga muncul keputihan, bau, gatal, nyeri yang terasa ketika berhubungan seksual dan buang air kecil. Bahkan sampai muncul bercak darah dan pendarahan di vagina, vaginitis didiagnosis dari pengambilan sampel cairan vagina yang bertujuan untuk mengukur keseimbangan pH, pengobatan kondisi ini bisa dengan pemberian antibiotik, anti jamur dan terapi pengganti hormon.

Radang vagina memang sangat umum terjadi, kebanyakan perempuan mengalami kondisi ini setidaknya sekali dalam seumur hidup. Selain itu, kondisi ini juga dapat terjadi pada wanita dengan usia berapa pun, namun paling sering terjadi para perempuan muda yang aktif secara seksual, untuk mencegahnya bisa dengan mengurangi faktor yang menjadi penyebab.

Penyebab Radang Vagina

  • Bacterial Vaginosis

Muncul akibat dari keseimbangan vagina yang terganggu, di mana bakteri jahat lebih banyak ketimbang dengan bakteri baik. Bakteri anaerobik terlalu banyak dan mengganggu keseimbangan, inilah yang menyebabkan munculnya bacterial vaginosis.

  • Infeksi Jamur

Kondisi ini terjadi jika organisme jamur, khususnya Candida albicans muncul dan tumbuh pada vagina, tak hanya menyebabkan infeksi bakteri ini juga merupakan penyebab utama adanya infeksi pada bagian tubuh lain yang lembab seperti mulut, lipatan kulit hingga bantalan kuku, selain itu jamur inilah yang menyebabkan ruam popok pada bayi.

Kesehatan Wanita Read More

Dongeng Sebelum Tidur untuk Anak, Apakah Itu Penting?

Tahukah Anda, membacakan dongeng sebelum tidur memberikan dampak yang positif bagi buah hati? Bahkan bila Anda membacakannya ketika putra atau putri Anda masih bayi. Mereka tetap akan memperoleh dampak positif.

Setelah si Kecil mulai tumbuh, ia memang tidak segera memahami kata-kata. Meski demikian, membacakan dongeng sebelum tidur tetap bermanfaat untuknya. Layak dijadikan sebuah rutinitas atau kebiasaan. Apa saja sebetulnya manfaat dari kebiasaan ini?

1. Membantu meningkatkan kemampuan bicara dan bahasa

Dongeng dapat menjadi media untuk mengajarkan berbicara kepada buah hati, bahkan saat si Kecil masih di dalam kandungan. Walaupun belum dapat merespons secara langsung, tetapi otak anak akan menyerap suara dan bahasa yang digunakan saat orang tua bercerita.

2. Memberikan efek tenang kepada anak

Saat membacakan dongeng sebelum tidur, orang tua biasanya membacakannya dalam situasi yang nyaman dan rileks. Dilakukan di tempat tidur anak, sambil memeluk atau mengusap rambutnya. Karenanya, anak akan merasa aman, nyaman, dan tenang.

3. Menjaga kualitas tidur

Kebiasaan mendongeng sebelum tidur dapat membantu menjaga kualitas tidur anak, terutama dari sisi pola tidur. Karena kegiatan ini dilakukan sebelum tidur, maka saat orang tua mulai mendongeng, anak mengerti saat itu telah memasuki waktu tidur.

Dengan cara tersebut, anak menjadi terbiasa memiliki pola tidur dan kualitas tidur yang sehat.

4. Menumbuhkan minat baca

Kegiatan membacakan dongeng sebelum tidur dapat menumbuhkan minat baca anak. Karena sejak kecil anak sudah terbiasa dengan buku, maka ia akan menganggap buku menyenangkan.

5. Merangsang imajinasi dan kreativitas anak

Imajinasi dan kreativitas anak akan terstimulasi oleh cerita. Saat anak mendengarkan dongeng sebelum tidur, ia akan berimajinasi terkait alur cerita dalam dongeng tersebut. Jika telah menjadi kebiasaan, maka anak akan terbiasa untuk berpikir cepat dan kreatif.

Membacakan dongeng sebelum tidur juga dapat meningkatkan IQ si buah hati serta mempertajam memori.

6. Melatih keterampilan mendengar

Bukan hanya terlatih menjadi kreatif, dengan mendengarkan dongeng sebelum tidur, indera pendengaran juga menjadi terlatih. Agar dapat memahami cerita, anak harus mendengarkan dan menyimak dengan baik cerita yang disampaikan orang tua, sehingga pendengarannya menjadi terasah.

Jadi, kebiasaan membaca dongeng sebelum tidur dapat melatih keterampilan mendengar, juga meningkatkan komunikasi yang baik antara orang tua dan anak.

7. Mengenalkan nilai moral

Sebagian besar dongeng memiliki nilai tertentu yang ingin disampaikan. Secara tidak langsung, orang tua dapat mengenalkan nilai moral anak.

Dongeng-dongeng sebelum tidur ada yang mengandung nilai kejujuran, rendah hati, kerja keras, dan nilai moral lainnya. Anak akan belajar tentang nilai-nilai tersebut dengan cara yang menyenangkan.

Kegiatan membacakan dongeng sebelum tidur dapat dibuat lebih menyenangkan dengan menggunakan alat bantu, boneka misalnya. Orang tua juga dapat membuat kegiatan tersebut sangat menarik dengan mimik wajah atau intonasi dramatis saat membaca cerita.

Meski kegiatan ini sangat bermanfaat bagi si Kecil, orang tua tetap perlu selektif dalam memilih buku dongeng yang akan dibacakan. Sebaiknya orang tua telah membaca terlebih dahulu buku yang akan dibacakan.

Dongeng sebelum tidur sebaiknya bukan cerita yang menakutkan bagi anak. Sebab tentu cerita yang seram bukan membuat anak nyaman, justru membuatnya sulit beristirahat. Kegiatan mendongeng sebelum tidur diusahakn agar menjadi kebiasaan yang menyenangkan bagi si Kecil.

Hidup Sehat Read More

Sigmoidoskopi dan 5 Cara Laian Deteksi Kanker Kolektoral

Kanker merupakan salah satu yang paling menakutkan. Selain memiliki tingkat mortalitas atau kematian yang tinggi, biaya pengobatan kanker juga terbilang mahal. Kanker ada banyak macamnya, termasuk kanker kolektoral. Kanker ini terbilang kurang populer. Namun, sudah ada prosedur medis untuk mendeteksinya. Satu dari metode yang ada adalah pemeriksaan sigmoidoskopi.

Kanker kolektoral tumbuh di bagian kolon, suatu daerah di usus besar bagian bawah yang terhubung dengan rektum atau anus. Nama lain dari kanker jenis ini adalah kanker kolon atau kanker rektum. Penamaan tersebut tergantung di mana masalah itu ditemukan.

Sama seperti kanker-kanker pada umumnya, kanker akan jadi masalah bila seseorang terlambat mendeteksinya. Sebab kanker yang sudah berada di stadium lanjut terlanjur tak terkendali dan menyerang bagian tubuh lain. Oleh karena itu, upaya terbaik mengatasi kanker adalah mendeteksinya sedini mungkin agar dokter dapat menjinakkan sel-sel yang tumbuh secara tidak normal tersebut.

Berkaitan dengan kanker kolektoral, deteksi bisa dilakukan dengan tindakan sigmoidoskopi. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara memasukkan selang tipis yang dilengkapi dengan sigmoidoskopi (kamera kecil) dan lampu yang dimasukkan melalui anus menuju usus besar bagian bawah. Sigmoidoskopi sendiri dilakukan untuk melihat adanya kanker atau polip yang dilengkapi dengan alat untuk mengambil sampel jaringan yang akan diperiksa di bawah mikroskop.

Sigmoidoskopi bukanlah satu-satunya metode. Saat ini dunia kedokteran telah memiliki beragam cara untuk dapat mendeteksi kanker di daerah tersebut. Apa saja? Berikut di antaranya:

  • Pemeriksaan CT Kolonografi

Pemeriksaan ini dilakukan dengan menggunakan CT scan untuk menampilkan gambar usus secara keseluruhan dengan jelas, agar mudah untuk dianalisis. Kemudian, setelah dipastikan bahwa peserta mengidap kanker kolorektal, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjut guna menentukan tahapan (stadium) kanker. Beberapa pemeriksaan penunjang yang dilakukan setelah melakukan CT scan, antara lain PET scan, rontgen dada, dan MRI.

  • Pemeriksaan Feses

Pemeriksaan feses untuk mendeteksi kanker kolektoral dilakukan dengan beberapa cara atau langkah pemeriksaan, antara lain:

  • Pemeriksaan FIT atau FIT-DNA. Pemeriksaan yang satu ini dilakukan dengan menggabungkan beberapa pemeriksaan guna mendeteksi adanya perubahan DNA pada feses yang tidak bisa dilihat hanya dengan menggunakan mikroskop.
  • Pemeriksaan darah samar atau fecal occult blood test (FOBT). Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui adanya kandungan darah yang terdapat pada feses. Pemeriksaan ini terbagi dalam dua jenis, yaitu:
  • Fetal immunochemical test (FIT), yaitu pemeriksaan yang dilakukan dengan mencampurkan feses dengan cairan khusus ke dalam mesin yang mengandung antibodi guna memeriksa adanya kandungan darah pada feses.
  • Guaiac FOBT, yaitu pemeriksaan yang dilakukan dengan menempatkan feses pada kartu khusus yang diberi bahan kimia. Jika feses positif mengandung darah, kartu akan berubah warna.

Adapun metode mana yang paling tepat untuk seseorang biasanya akan ditentukan oleh dokter berdasarkan faktor-faktor tertentu.

  • Pemeriksaan Kolonoskopi

Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan yang hampir mirip dengan sigmoidoskopi, tetapi menggunakan selang yang lebih panjang mencapai keseluruhan bagian usus besar. Cara, peralatan, dan proses pemeriksaannya pun tidak jauh berbeda dengan sigmoidoskopi.

***

Selain beberapa metode tersebut, sebenarnya terdapat pemeriksaan lain yang bisa dilakukan untuk mendeteksi kanker kolektoral, seperti pemeriksaan kadar CEA dalam darah. Pemeriksaan yang satu ini akan menunjukkan kadar CEA dalam darah pengidap kanker, jika kadar CEA tinggi, maka peserta positif mengidap kanker kolorektal.

Sigmoidoskopi dan beberapa tersebut dilakukan untuk mengetahui stadium kanker dan letak kanker yang sesungguhnya. Semakin cepat seseorang melakukan tindakan-tindakan tersebut setelah mengalami gejala, mungkin akan menentukan harapan mereka ke depannya. Terkait cara mana yang paling ampuh atau efektif, semua kembali lagi kepada kebutuhan dokter dan pasien sendiri. Namun, kesemua cara di atas memiliki potensi untuk mengatasi kanker kolektoral secara preventif.

Tindakan medis Read More