Mengenal Obat Histigo

Mengenal Obat Histigo

Histigo tablet adalah obat yang termasuk dalam golongan antivertigo yang membantu dalam pengobatan penyakit Meniere yang merupakan kelainan telinga bagian dalam.

Histigo merupakan obat yang memerlukan resep dokter dan tidak dijual secara bebas, karena kandungan dalam histigo termasuk keras dan mengandung zat aktif betahistine mesilate.

Hampir semua obat memiliki efek samping dalam penggunaannya, begitu juga dengan histigo. Berikut efek samping yang mungkin Anda dapatkan ketika mengkonsumsi histigo tablet:

  • Mual dan muntah
  • Sakit kepala
  • Gangguan pencernaan
  • Kembung
  • Ruam kulit dan gatal
  • Kesulitan tidur
  • Detak jantung cepat
  • Kesulitan dalam bernafas
  • Bengkak atau bengkak pada kelopak mata, di sekitar mata, wajah, bibir, atau lidah
  • Hilang kesadaran
  • Sakit perut

Obat histigo digunakan untuk pengobatan penyakit Meniere yaitu kelainan pada telinga bagian dalam yang menyebabkan vertigo dan gangguan pendengaran. 

Penyakit Meniere adalah kelainan pada telinga bagian dalam yang dapat menyebabkan pusing atau vertigo dan gangguan pendengaran. Dalam kebanyakan kasus, penyakit Meniere hanya mempengaruhi satu telinga Anda. 

Penyebab penyakit Meniere tidak diketahui.  Gejala penyakit Meniere tampaknya disebabkan oleh jumlah cairan (endolimfe) yang tidak normal di telinga bagian dalam. Namun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai penyebab pasti kondisi ini.

Penyakit Meniere dapat terjadi pada semua usia, tetapi biasanya dimulai antara usia muda dan dewasa paruh baya. Penyakit ini dianggap sebagai kondisi kronis, tetapi berbagai perawatan dapat membantu meringankan gejala dan meminimalkan dampak jangka panjang pada hidup Anda. Untuk mengurangi gejala vertigo perifer dari penyakit Meniere salah satunya dengan mengkonsumsi obat histigo.

Jumlah waktu yang dibutuhkan obat histigo untuk menunjukkan aksinya dalam pengobatan vertigo dari penyakit Meniere tidak ditentukan secara klinis. Namun, efek obat ini berlangsung rata-rata selama 16 hingga 17 jam.

Obat histigo tidak dianjurkan untuk digunakan jika Anda wanita hamil kecuali benar-benar diperlukan. Obat ini juga tidak dianjurkan untuk digunakan pada wanita menyusui kecuali benar-benar diperlukan.  

Karena termasuk obat yang keras, penggunaan obat histigo harus sesuai petunjuk pada kemasan serta anjuran dokter. Obat histigo tidak dianjurkan untuk digunakan jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap betahistine atau komponen lain yang hadir bersama dengan formulasi lainnya.

Selain itu, obat histigo tidak dianjurkan untuk digunakan pada pasien dengan kondisi yang disebut pheochromocytoma (tumor kelenjar adrenal.

Penyakit Read More

Yang Perlu Anda Ketahui Soal Penyakit Febris

Febris, atau dikenal dengan demam, merupakan sebuah kondisi di mana suhu tubuh lebih tinggi dari normal. Rata-rata suhu tubuh normal adalah 37 derajat Celsius. Namun, suhu tubuh Anda dapat lebih tinggi atau lebih rendah dari angka tersebut, dan dapat berubah-ubah sepanjang hari. Perubahan suhu tubuh tersebut beragam, tergantung usia dan seberapa aktif Anda kala itu, dengan suhu tubuh dapat mencapai angka tertinggi di sore hari. Saat suhu tubuh lebih tinggi dari normal, ada kemungkinan tubuh sedang dalam proses melawan infeksi. Pada orang dewasa dan anak-anak, seseorang dikatakan menderita febris apabila suhu tubuh mereka lebih dari 38 derajat. Artikel ini akan membahas demam atau febris dengan lebih mendalam.

Gejala demam

Gejala umum yang biasa dihubungkan dengan kondisi febris atau demam di antaranya adalah tubuh menggigil, rasa nyeri, sakit kepala, berkeringat, hilangnya nafsu makan, dehidrasi, dan tubuh teralasa lemah atau kurang energi.

  • Kejang demam pada anak

Anak-anak usia 6 bulan dan 5 tahun dapat menderita kejang demam. Kejang ini dapat terjadi apabila suhu tubuh sangat tinggi. Sekitar satu dari tiga anak yang memiliki kejang demam akan menderita hal serupa di kemudian hari. Biasanya, kejang demam akan hilang saat anak tumbuh dewasa. Bagi orangtua, kejang demam pada anak akibat febris dapat menjadi sebuah pengalaman yang menakutkan. Apabila hal ini terjadi, tindakan perawatan pertama adalah dengan memastikan anak berbaring pada sisi tubuh, jangan letakkan benda apapun pada mulut anak, dan carilah bantuan medis secepatnya apabila kejang demam terjadi.

  • Demam rendah dan demam tinggi

Apabila suhu tubuh orang dewasa dan anak naik sedikit (di antara 37,1 hingga 38 derajat Celsius), kondisi tersebut disebut dengan demam tingkat rendah. Sementara itu, apabila suhu oral orang dewasa lebih dari 39,4 derajat Celsius, dan suhu dubur anak usia lebih dari 3 tahun mencapai 38,9 derajat Celsius, kondisi ini disebut dengan demam tinggi dan Anda perlu mencari bantuan medis secepatnya. Selain itu, apabila bayi berusia di bawah 3 tahun dan memiliki suhu dubur 38 derajat Celsius atau lebih, hubungi dokter.

  • Saat demam mereda

Saat febris mulai mereda, suhu tubuh akan kembali ke normal (biasanya di angka 37 derajat Celsius). Saat hal ini terjadi, Anda akan mulai berkeringat.

Perawatan pada orang dewasa dan anak

Dalam kasus febris rendah, menurunkan tubuh terlalu cepat bukanlah sebuah ide yang tepat. Munculnya demam dapat menjadi tanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi di dalam tubuh. Namun, apabila demam tinggi terjadi dan menganggu aktivitas,  beberapa jenis perawatan seperti antibiotik dan obat-obatan OTC dapat membantu. Contoh obat-obatan OTC di antaranya adalah ibuprofen dan acetaminophen. Obat ini dapat membantu mengatasi nyeri dan menurunkan suhu tubuh. Dokter akan meresepkan antibiotik apabila Anda memiliki infeksi bakteri yang menyebabkan demam. Namun, antibiotik tidak efektif untuk melawan demam yang disebabkan karena infeksi virus.

Selain obat-obatan tersebut di atas, Anda dapat menurunkan febris dengan cukup istirahat dan minum banyak air. Demam dapat membuat tubuh dehidrasi, sehingga pastika Anda minum banyak air, jus, ataupun sup kaldu. Memastikan tubuh tetap dingin (dengan memakai pakaian yang ringan dan menjaga lingkungan tetap dingin) juga dapat membantu menurunkan febris. Anda juga dilarang melakukan berbagai aktivitas fisik berat yang dapat meningkatkan suhu tubuh.

Penyakit Read More
vaksin corona

4 Vaksin Corona Siap Masuk Indonesia

Pandemi Covid-19 sudah berlangsung selama kurang lebih 10 bulan. Selama itu pula banyak sekali sektor-sektor kehidupan yang terdampak. Kini, dunia sudah mulai bersiap untuk bangkit melawan hantaman virus corona setelah timbul titik terang mengenai vaksin corona.

Saat ini pengembangan vaksin corona telah dalam tahap uji coba. Bahkan sudah ada beberapa kandidat vaksin yang sudah hampir matang dan dapat disebarluaskan. Indonesia, sebagai salah satu negara yang paling terdampak pandemi Covid-19 ini tak ingin kecolongan. Negara kita bahkan sudah memiliki empat calon kuat vaksin corona untuk “menyembuhkan” keadaan.

  • Empat Produsen Vaksin Corona untuk Indonesia

Kabar mengenai empat produsen vaksin corona yang akan dimanfaatkan di Indonesia didapat dari Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga. Dalam pernyataannya, Arya menyebut secara jelas siapa-siapa saja yang bakal menjadi pemasok vaksin corona di Indonesia.

Salah satu produsen yang digadang-gadang bakal menjadi yang utama adalah Sinovac. Sinovac yang merupakan produsen asal Tiongkok ini bahkan sudah menjalin komunikasi dan kerja sama, termasuk uji klinis, dengan Bio Farma, atau perusahaan farmasi dalam negeri.

“Ada beberapa vaksin corona yang akan masuk ke Indonesia. Seperti Sinovac asal China, ini kerja sama dengan Bio Farma,” ujar Arya dalam siaran di akun Youtube Kementerian BUMN, pekan lalu.

Selain itu, pemantapan dan kerja-kerja mendetail mengenai kesiapan vaksin corona ini terus dikejar oleh pemerintah. Termasuk kepastian mengenai halal tidaknya vaksin ini bagi masyarakat Indonesia yang sebagian besar beragama Islam.

Dalam hal ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI), sebagai lembaga yang berwenang tengah berada di Tiongkok untuk meninjau langsung pembuatan vaksin corona ini. “MUI lagi di Tiongkok sedang cek proses (pembuatan vaksin) di sana,” ujar Arya, menambahkan.

Selain vaksin buatan Sinovac ini, tiga produsen vaksin corona lain yang produknya bakal diedarkan di Indonesia adalah, Sinopharm, AstraZeneca, dan CEPI. Dijelaskan pula oleh Arya bahwa Sinopharm adalah produsen farmasi asal Uni Emirat Arab (UEA), AstraZeneca berasal dari Inggris, sementara CEPI merupakan koalisi untuk mengatasi pandemi corona pimpinan bos Microsoft Bill Gates.

Kata Arya lagi, Menteri BUMN, Erick Thohir, sendiri yang memastikan kesiapan dari para produsen vaksin corona itu di negara asalnya, “Yang AstraZeneca ini kemarin Menteri BUMN Erick Thohir dengan Menteri Luar Negeri ke Inggris untuk kerja sama vaksin corona.”

Kendati demikian belum dapat dipastikan kapan vaksin corona ini  bisa digunakan di Indonesia. Arya menegaskan bahwa masih ada beberapa tahap lagi sebelum masyarakat mendapat vaksinasi.

Menurut Arya hingga saat ini semua vaksin corona masih dalam proses yakni uji klinis. Akan tetapi, Arya menjelaskan bahwa sejauh ini uji klinis yang dilakukan di Bandung dengan Bio Farma tidak ada masalah dan keluhan. Arya pun mengungkap setelah uji klinis, masih akan ada beberapa prosedur yang dilakukan di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan proses pemeriksaan halal oleh MUI.

  • Vaksin Corona di Indonesia Bayar atau Gratis?

Terkait biaya, Arya mengungkap akan ada vaksin yang berbayar dan gratis. Namun, belum ada penjelasan lebih lanjut. Mengenai hal tersebut, Airlangga Hartarto selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sudah mengeluarkan pernyataan terkait jalur distribusi bagi vaksin corona yang berbayar.

Menurut Airlangga, distribusi vaksin corona secara mandiri atau berbayar akan dikelola oleh PT Bio Farma (Persero). Nantinya, pemerintah akan memberikan arahan kepada perusahaan farmasi di bawah naungan Kementerian BUMN itu dalam mendistribusikan vaksin corona.

Penyakit Read More
Waspadai Gejala Defisiensi Protein C yang Sulit Dideteksi

Waspadai Gejala Defisiensi Protein C yang Sulit Dideteksi

Protein C merupakan protein yang diproduksi oleh hati dan dapat ditemukan dalam aliran darah dengan konsentrasi rendah. Protein C baru akan aktif ketika diaktifkan oleh vitamin K. Jika tubuh Anda mengalami kekurangan protein C, maka Anda mungkin menderita defisiensi protein C.

Defisiensi atau kekurangan protein C bisa menyebabkan pembekuan darah yang tidak normal atau kondisi lainnya yang lebih serius. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya kerusakan pada vena atau arteri.

Kondisi ini adalah kondisi yang cukup langka. Beberapa penderita bisa sembuh dengan sendirinya tanpa harus melalui upaya pengobatan khusus. Tapi ada juga yang mengalami gejala serius dan harus segera diobati. 

Gejala defisiensi protein C

Dalam beberapa kasus, penderita tidak merasakan adanya gejala tertentu ketika tubuh mereka mengalami kekurangan protein C. Tapi, bila dibiarkan, kondisi ini juga bisa menyebabkan penggumpalan darah yang parah.

Penggumpalan pada darah bisa menyebabkan berbagai kondisi yang lebih serius. Gejala yang dialami oleh penderita berbeda-beda, tergantung pada komplikasi atau penyakit yang dialami akibat defisiensi protein C. 

Beberapa penyakit yang disebabkan oleh kekurangan protein C antara lain: 

  • Deep vein thrombosis (DVT)

DVT adalah kondisi serius yang terjadi ketika kurangnya kadar protein C menyebabkan penggumpalan darah di kaki, menimbulkan rasa nyeri, bengkak, dan perubahan warna pada area kaki.

Tidak hanya itu, DVT juga bisa terjadi bila penggumpalan darah terjadi pada otak. Lama-kelamaan, kondisi ini bisa menjalar ke area tubuh lainnya, seperti paru-paru. Bila dibiarkan, paru-paru Anda bisa mengalami penyumbatan dan mengancam jiwa.

Gejala utama dari kondisi ini adalah rasa nyeri, pembengkakan, serta perubahan warna pada bagian kulit di area yang terkena.

  • Pulmonary embolism (PE)

PE juga merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh kurangnya kadar protein C di dalam tubuh Anda. Gejala yang ditimbulkan berupa nyeri pada dada, demam, pusing, batuk, dan sesak napas.

Biasanya, PE terjadi setelah penderita defisiensi protein C mengalami DVT. Jika Anda mengalami PE, aliran darah ke paru-paru akan tersumbat dan berakibat fatal.  

  • Masalah kehamilan

Bagi Anda yang sedang hamil, kekurangan protein C bisa berdampak pada pembekuan darah baik di masa kehamilan maupun setelah persalinan. Bila kondisi ini terjadi setelah Anda melahirkan, resikonya akan menjadi lebih besar.

Salah satu cara mengatasinya adalah dengan mengonsumsi obat pengencer darah. Akan tetapi, sebaiknya berhati-hati ketika akan mengonsumsi obat-obatan apa pun di masa kehamilan. Selalu konsultasikan dengan dokter Anda mengenai keamanan penggunaan obat. 

  • Neonatal purpura

Neonatal purpura terjadi pada bayi yang baru lahir. Kondisi ini terjadi apabila bayi yang baru lahir mengalami defisiensi protein C yang sangat parah dan bisa mengancam jiwa. 

Karena kurangnya protein C, bayi mengalami penggumpalan darah kecil di seluruh tubuh tepat setelah dilahirkan. Karena adanya gumpalan, aliran darah akan terhenti, menyebabkan kematian sel. 

Sebagian besar bagi yang mengalami kondisi ini tidak bisa diselamatkan. Bagi bayi yang bertahan hidup, mereka memiliki resiko tinggi untuk mengalami pembekuan atau penyumbatan darah di kemudian hari. 

Berdasarkan jenis-jenis penyakit yang disebabkan oleh defisiensi protein C, Anda akan merasakan gejala yang berbeda-beda. Apa pun gejalanya, segera konsultasikan apa yang Anda alami dengan dokter untuk mendapatkan penanganan sedini mungkin.

Penyakit Read More

Setitik Cahaya dalam Khazanah Pengobatan Distrofi Miotonik

Anatomi tubuh manusia dirancang sedemikian rupa untuk mendukung dan memungkinkannya melakukan begitu banyak aktivitas yang melibatkan gerakan. Berbicara mengenai gerak, gerakan, atau bergerak dalam kehidupan manusia, kita akan bersinggungan dengan otot. Peran otot sangat vital sehingga jika terjadi masalah padanya, maka bermasalah pula tubuh seorang manusia. Distrofi miotonik mungkin hanya satu dari beragam masalah otot lain yang bisa membatasi fungsi tubuh manusia.

Distrofi miotonik masuk ke dalam kelompok gangguan distrofi otot. Distrofi otot membuat otot penderita mengalami kelemahan atau berkurangnya massa otot. Terdapat dua jenis distrofi miotonik, yaitu tipe 1 dan 2.

Gejala kedua tipe ini mirip, namun tipe 2 cenderung lebih ringan dibandingkan tipe 1. Sementara yang membedakannya adalah letak mutasi genetiknya. Penderita distrofi miotonik tipe 1 cenderung mengalami masalah pada otot kaki, tangan, leher, dan wajah. Sedangkan distrofi miotonik tipe 2 biasanya menyebabkan masalah pada leher, bahu, siku, dan panggul.

Secara garis besar, penyebab distrofi miotonik adalah mutasi genetik. Artinya, masalah ini berkaitan langsung dengan silsilah atau garis keturunan dari orang tua ke anaknya. Hal ini disebabkan oleh fondasi molekul dari kondisi tersebut yang disebabkan oleh mutasi yang dinamis; ekspansi ulangan triplet, di mana tiga pasangan basa DNA hadir dalam jumlah salinan yang berbeda. Dalam populasi umum orang memiliki 5-30 salinan dari urutan DNA ini.

Pada pasien dengan distrofi miotonik, segmen khusus DNA ini menjadi lebih besar daripada populasi umum, seringkali dengan ratusan salinan ulangan triplet. Gen yang salah menghasilkan RNA yang salah yang berisi urutan ekspansi, (RNA adalah makromolekul penting untuk semua bentuk kehidupan yang diketahui yang mentransfer informasi dari DNA dalam nukleus ke sitoplasma sel di mana ia membuat protein).

RNA yang salah tersangkut di inti sel pasien distrofi miotonik, mengakibatkan gangguan pada banyak proses seluler. Kondisi semakin tidak berpihak kepada para penderita sampai beberapa waktu lalu sebuah jurnal ilmiah meniupkan angin segar soal pengobatan distrofi miotonik.

Seperti diketahui bersama, sebelumnya dunia medis belum memiliki prosedur atau tata laksana yang efektif untuk menyembuhkan distrofi miotonik. Selama ini, dokter hanya memiliki serangkaian prosedur untuk meminimalisir gejala yang dialami para penderita, bukan menyembuhkannya.

Dalam jurnal itu disebutkan bahwa dengan menghambat molekul dalam sel pasien yang disebut CDK12 berpotensi mengembangkan terapi untuk meringankan beberapa gejala, dan membantu mengobati kondisi yang tidak dapat disembuhkan ini.

Studi baru yang diterbitkan pertengahan tahun ini, mengemukakan bahwa melalui penghambatan molekul CDK12, tambahan RNA yang salah dapat menghilang sehingga akan mengurangi gejala kondisi tersebut.

Peneliti utama dalam kajian tersebut, David Brook, yang merupakan Profesor Genetika Molekul Manusia di School of Life Sciences, mengatakan bahwa dia dan timnya telah memegang “kunci” untuk mengurai masalah ini.

Mereka telah memahami komponen molekuler utama dalam menghambat protein CDK12 khusus ini yang kemudian akan memiliki efek menguntungkan dalam hal mengembangkan pengobatan.

Saat ini, mereka tengah berada pada tahap di mana mereka tahu dengan menghambat CDK12 secara selektif, maka itu akan menjadi terapi potensial. Apa yang dilakukan oleh David dan kawan-kawannya mungkin dapat diartikan sebagai secercah cahaya bagi para penderita distrofi miotonik.

Mari berharap agar apa yang dilakukan oleh para ilmuan tersebut bisa segera dikembangkan sehingga menjadi satu prosedur yang ajeg dalam khazanah pengobatan masalah distrofi miotonik yang sebelumnya tidak dapat disembuhkan ini.

Penyakit Read More

Waspadai Gejala Penyakit Tidur yang Berbahaya

Pernahkah Anda mendengar penyakit tidur? Sleeping sickness atau penyakit tidur adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh parasit Typanosoma brucei. Penyakit tidur umumnya terjadi di benua Afrika meliputi tiga negara dengan angka kematian tertinggi yaitu Kongo, Sudan, dan Angola. Penyakit tidur bahkan digolongkan sebagai epidemi di benua Afrika. Anda perlu mewaspadai gejala yang muncul ketika terserang penyakit tidur sebab efeknya dapat membuat nyawa melayang.

Mengenal penyakit tidur

Parasit penyebab penyakit tidur, Typanosoma brucei, tidak hanya menginfeksi manusia saja namun juga semua hewan mamalia. Parasit ini terbagi dalam 2 jenis yaitu Typanosoma brucei rhodesiense dan Typanosoma brucei gambiense. Keduanya akan memunculkan efek infeksi yang berbeda. Typanosoma brucei rhodesiense lebih banyak ditemukan di Afrika timur. Parasit ini berkembang cepat sehingga seseorang yang terkena dapat meninggal hanya dalam hitungan bulan. Parasit Typanosoma brucei rhodesiense akan menyerang sistem saraf pusat. Sedangkan, Typanosoma brucei gambiense lebih banyak ditemukan di Afrika bagian barat. Parasit ini akan sulit dideteksi apabila telah menginfeksi sehingga jarang terjadi penanganan di tahap awal. Biasanya, Typanosoma brucei gambiense baru diketahui setelah sistem saraf otak terserang. Parasit ini akan ditularkan melalui perantara lalat Tsete. Orang yang terkena gigitan lalat Tsete sudah pasti akan mengalami penyakit tidur.

Gejala yang muncul

Kemunculan gejala penyakit tidur membutuhkan waktu 3 minggu setelah tergigit lalat tsese. Gejala yang muncul akan terbagi menjadi 2 tahapan yang tentunya berbeda. Pada tahap pertama, gejala-gejala yang muncul adalah seperti berikut ini.

  1. Ruam pada kulit dan gatal
  2. Sakit kepala, nyeri otot, dan badan lemas
  3. Berat badan menurun
  4. Terdapat masalah pada organ dalam seperti hati dan jantung
  5. Terjadi pembengkakan anggota tubuh karena penumpukan cairan
  6. Demam intermiten
  7. Detak jantung menjadi lebih dari 100 kali/menit
  8. Terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak dan selangkangan

Ketika memasuki gejala tahap kedua, maka penyakit tdur sudah mulai berbahaya bagi tubuh Anda. Beberapa gejala yang muncul pada tahap kedua adalah seperti berikut ini.

  1. Terjadi perubahan perilaku seperti gangguan bicara dan gangguan psikologis
  2. Berkurangnya kepekaan terhadap rangsangan
  3. Mengalami tremor dan adanya peningkatan tonus otot
  4. Gangguan makan atau anoreksia yang menyebabkan penurunan badan secara drastis
  5. Anak-anak umumnya menunjukkan gejala tambahan berupa kejang
  6. Hilang kesadaran hingga koma

Mencegah penyakit tidur

Jika Anda akan mengunjungi benua Afrika, ada baiknya Anda melakukan pencegahan agar tidak terkena penyakit tidur. Gigitan lalat Tsete harus dihindari sebisa mungkin. Berikut ini merupakan beberapa cara yang dapat Anda terapkan untuk mencegah penyakit tidur.

  1. Pasang kelambu ketika tidur agar terhindar dari gigitan lalat Tsete
  2. Hindari area semak-semak terutama pada siang hari
  3. Gunakan pakaian yang tebal agar lalat Tsete tidak dapat menggigit
  4. Hindari pakaian dengan warna terlalu gelap atau terlalu terang sebab dapat menarik perhatian lalat Tsete
  5. Periksa dan bersihkan kendaraan terlebih dahulu sebelum digunakan

Meski penyakit tidur lebih umum terjadi di Afrika namun tidak ada salahnya Anda mengetahui gejala serta cara mencegahnya. Apabila Anda baru mengunjungi benua Afrika dan menunjukkan gejala penyakit tidur, sebaiknya Anda segera ke dokter untuk melakukan pengecekan. Beritahukan mengenai riwayat perjalanan Anda sehingga dokter pun ikut lebih waspada bahwa ada kemungkinan terkena penyakit tidur. Sebab, bisa saja dokter menyimpulkan Anda menderita penyakit lain yang gejalanya mirip sebab di Indonesia sangat jarang ditemukan orang dengan penyakit tidur.  

Penyakit Read More

Perbedaan Warna Feses Merah Kehitaman dan Merah Segar

Warna feses bisa saja menandakan kondisi tubuh Anda

Membicarakan masalah feses, bukanlah hal yang tabu atau jorok. Kondisi feses seseorang bisa menjadi indikator asupan diet makanan dan minuman, kelainan metabolisme tubuh, atau penyakit tertentu. Warna, bentuk, dan konsistensi menunjukkan apakah feses tergolong normal atau tidak. 

Jika Anda menemukan warna merah pada feses, sebaiknya Anda bisa membedakan apakah tergolong merah kehitaman atau merah segar. Sebab keduanya menunjukkan kondisi tubuh yang berbeda pula.

Pengecekan feses 

Pengecekan feses bisa dilakukan di laboratorium (Fecal Occult Blood Test) untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut atau secara mandiri. Pengecekan feses secara mandiri bisa dilakukan dengan mudah setelah BAB. Hal yang perlu diperhatikan adalah pastikan kondisi pengecekan tidak dalam keadaan bias, seperti Anda sedang tidak menstruasi dan closet berwarna putih atau terang.

Untuk mengetahui apakah feses normal atau tidak, Anda bisa menggunakan penilaian Bristol Stool Chart. Terdapat 7 tipe feses yang menunjukkan masing-masing indikasinya. Tipe 3 dan 4 pada Bristol Stool Chart mengindikasikan feses normal dengan ciri-ciri:

  • Tipe 3: berbentuk panjang lonjong seperti “sosis” dan terdapat retakan di sisi permukaan feses
  • Tipe 4: berbentuk seperti “sosis” atau “ular” dengan konsistensi halus 

Feses normal memiliki warna kuning kecoklatan atau cokelat tua dan mudah untuk dikeluarkan (tidak mengalami konstipasi). Biasanya BAB dilakukan 1-3 kali sehari atau paling lama 3 kali dalam seminggu. Setiap orang memiliki metabolisme yang berbeda-beda sehingga tidak ada frekuensi secara pasti. 

Apa arti warna feses merah kehitaman?

Warna feses merah kehitaman bisa berarti banyak hal, mulai dari sekadar perubahan diet makanan atau minuman, mengonsumsi obat-obatan tertentu, sampai pertanda suatu penyakit utamanya di saluran pencernaan bagian atas (esofagus, lambung, atau usus dua belas jari). 

Konsumsi blueberries, cokelat, buah bit, atau bahan pangan lainnya yang berwarna gelap memengaruhi warna feses menjadi lebih gelap. Konsumsi obat anemia yang mengandung zat besi dan obat yang mengandung bismuth juga memicu warna merah kehitaman pada feses. Tak hanya feses, obat mengandung bismuth juga membuat lidah menjadi hitam. 

Melena merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi feses merah kehitaman. Kondisi ini menandakan kemungkinan adanya pendarahan ulkus, varises esofagus, kanker lambung, atau kanker esofagus. Selain itu, Mallory-Weiss tear atau pendarahan esofagus akibat batuk dan muntah berlebihan juga bisa menjadi penyebab feses berwarna merah kehitaman.

Anda tak perlu khawatir  dan menduga-duga berlebihan, untuk memastikan penyebab pasti sebaiknya konsultasikan ke dokter agar dilakukan diagnosa lebih lanjut.        

Apa arti warna feses merah segar?

Beberapa kemungkinan penyebab warna feses berubah menjadi merah segar diantaranya adalah diet makanan yang sedang Anda jalani atau pendarahan saluran pencernaan bagian bawah (hematochezia). 

Makanan dan minuman tersebut diantaranya buah bit, sup tomat pekat, minuman dengan pewarna sintetis merah, dan sejenisnya. Sedangkan, kemungkinan penyakit yang bisa ditimbulkan yaitu kolitis atau peradangan usus besar, ambeien, divertikula, polip usus besar, tumor, hingga kanker. 

Meskipun jarang terjadi, sebuah studi menunjukkan bahwa interaksi antibiotik cefdinir dan suplemen zat besi menyebabkan feses berwarna merah segar. Interaksi bisa terjadi walaupun zat besi dikonsumsi dalam jumlah sedikit. Kasus tersebut dilaporkan terjadi pada anak-anak, namun tak menutup kemungkinan terjadi pada orang dewasa. 

Perlukah memeriksakan diri ke dokter?

Anjuran menemui dokter bisa dilakukan apabila warna feses merah kehitaman atau merah segar dialami selama lebih dari dua hari dan Anda sedang tidak mengonsumsi makanan yang telah disebutkan di atas. Perhatikan tanda dan gejala lainnya yang sedang dirasakan untuk mendukung diagnosis dokter.

Penyakit Read More

5 Obat Polip Hidung Resep Dokter dan Bahan Alami yang Perlu DIketahui

Polip hidung adalah peradangan kronis yang umumnya disebabkan oleh adanya riwayat infeksi, asma, gangguan imun tubuh, serta alergi terhadap obat tertentu. Untuk mengobatinya, Anda bisa menggunakan obat polip hindung dari dokter atau menggunakan bahan alami yang aman.

Polip hidung ini memiliki ukuran beragam, ada berukuran kecil, ada juga yang lebih besar dan banyak. Polip ini dapat menutup hidung sehingga membuat pernapasan terganggu. Kemudian, Anda bisa jadi kehilangan kemampuan menghirup udara dan rentan infeksi.

Untuk mendapatkan obat polip hidung yang tepat, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Obat Polip Hidung Rekomendasi Dokter

Meski dapat mengganggu jalan pernapasan, polip hidung ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, lunak, dan tidak memicu terjadinya kanker. Polip hidung memang tidak berbahaya, namun keberadaannya dapat mengganggu pernapasan. Sehingga mengobatinya adalah hal yang harus dilakukan.

Berikut adalah beberapa obat polip hidung yang biasanya direkomendasikan oleh dokter tanpa melakukan operasi, yaitu:

  • Obat Kortikosteroid Hidung

Obat yang berbentuk semprotan ini berguna untuk mengurangi iritasi, peradangan, dan pembengkakan. kortikosteroid ini akan membantu mengecilkan ukuran polip, bahkan dapat hilang sama sekali.

Obat ini baru akan memberikan efek biasanya setelah digunakan 1-2 minggu. Penggunaannya mungkin akan disarankan setidaknya hingga 4-6 minggu.

Cara menggunakan obat polip hidung ini cukup mudah. Atur posisi yang benar, yaitu berbaring telentang di kasur dengan kepala dan leher melewati tepi kasur. Jadi posisi kepala Anda seperti mendongak. Kemudian, semprotkan obat kortikosteroid ini ke dalam hidung dan tunggulah hingga 3-4 menit hingga benar-benar masuk ke lubang hidung keseluruhan.

Obat kortikosteroid ini ada beberapa jenisnya, seperti budesonide, fluticasone, triamcinolone, mometasone, ciclesonide, dan juga beclomethasone.

Setiap obat tentu saja memiliki efek samping, begitu juga dengan obat ini. Pengguna bisa mengalami efek seperti mimisan, iritasi di dalam hidung, hingga sakit tenggorokan.

  • Obat Kortikosteroid Oral Berupa Tablet

Selain obat kortikosteroid hidung, ada juga untuk oral. Dokter juga mungkin akan merekomendasikan kortikosteroid oral ini pada penderita polip hidung. Bisa digunakan sendiri, atau digunaan bersamaan dengan kortikosteroid hidung. Hanya saja, penggunaan kortikosteroid oral ini tidak bisa digunakan dalam jangka panjang karena efek sampingnya cukup serius, yaitu penurunan berat badan.

  • Obat Imunomodulator

Obat polip hidung yang satu ini menargetkan sistem imun tubuh manusia. Obat ini bernama dupilomab yang merupakan imunomodulator yang akan diberikan dokter jika polip hidung yang dialami adalah kronis.

  • Suntik Kortikosteroid

Jika ukuran polip hidung yang dialami sudah cukup besar dna menyebabkan peradangan, biasanya akan diberikan suntik kortikosteroid. Efek sampingnya berupa sakit tenggorokan, mimisan, dan sakit kepala.

  • Obat Polip Hidung Lainnya

Selain obat polip hidung tersebut, ada juga obat yang mungkin diresepkan oleh dokter. Obat ini biasanya untuk mengobati kondisi yang menyertai penyakit tersebut, misalnya ada nyeri, infeksi, alergi, dan sebagainya.

Obat Polip Hidung Alami

Ada juga obat polip hidung yang bisa didapat dari bahan-bahan alami yang mudah ditemui. Hanya saja, pengobatan rumahan ini hanya mampu meringankan gejala dan rasa tidak nyaman untuk sementara waktu saja.

Obat polip hidung alami ini sebenarnya juga masih butuh riset lebih lanjut sehingga Anda diharuskan lebih berhati-hati menggunakannya. Bahkan Anda bisa berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu.

  • Tea Tree Oil

Minyak pohon teh atau tea tree oil dapat mengatasi polip hidung yang dialami. Cara menggunakannya juga mudah, yaitu dengan mencampurkan tea tree oil dengan minyak pelarut seperti minyak almond atau zaitun. Jika sudah diaduk merata, celupkan kapas bersih yang dibahasi dengan air, lalu letakkan di hidung.

  • Jahe

Jahe memang terkenal dapat mengurangi peradangan, bersifat antibakteri, mengingkatkan imun, dan juga bisa menjadi obat polip hidung. Anda bisa mencampurkan bubuk jahe dalam menu makanan.

  • Bawang Putih

Bawang putih memang punya banyak sekali manfaat baik bagi kesehatan. Salah satunya juga bisa mengobati polip hidung.

  • Minyak Peppermint

Minyak peppermint juga ampuh jadi obat polip hidung. Sebab, mentol yang terkandung di dalamnya memiliki efek dekongestan yang mampu meringankan gejala ringan polip. Cara penggunaannya juga sama seperti tea tree oil.

  • Kunyit

Kunyit juga merupakan salah satu rempah yang bisa dijadikan obat polip hidung alami. Menurut studinya, kunyit bisa meringankan gejala peradangan dan iritasi di pernapasan.

Penyakit Read More

Mengenal Protanopia, Buta Warna yang Tak Kenal Warna Merah

Buta warna merupakan kelainan yang terjadi pada mata yang tidak dapat mengenali perbedaan warna dengan jelas. Salah satu jenis buta warna adalah protanopia yang tidak dapat membedakan warna merah secara jelas.

Retina mata manusia didukung oleh sel-sel dengan tugas dan perannya masing-masing. Proses penglihatan warna pada manusia dibantu oleh dua jenis sel, yaitu sel batang dan kerucut.

Sel batang memiliki tugas untuk membantu penglihatan yang berada dalam cahaya yang minim dan hanya dapat membedakan warna hitam serta putih. Sementara itu, sel kerucut berfungsi untuk membedakan warna.

Berdasarkan pembagian, sel kerucut dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan pada sensitivitas pada gelombang cahaya yang menentukan warna. Jika sel kerucut L sensitif terhadap cahaya merah, maka sel kerucut M dan S memiliki sensitivitas pada cahaya hijau dan biru. Dalam kasus protanopia, sel kerucut L tidak dapat menangkap sinar merah pada retina, sehingga orang yang bersangkutan sulit membedakan objek yang berwarna merah.

Seseorang yang mengalami protanopia akan melihat objek berwarna merah menjadi warna hitam dan warna oranye, hijau, serta kuning akan terlihat berwarna kekuningan.

Apa yang menjadi paenyebab protanopia?

Kesalahan genetik dan sel genetik yang diturunkan oleh garis keturunan diduga menjadi faktor utama penyebab protanopia. Protanopia seringkali dihubungkan dengan kromosom seks X pada manusia dan memiliki sifat resesif atau tidak dominan.

Bagaimana cara mendiagnosis protanopia?

Diagnosis protanopia dilakukan dengan pemeriksaan penunjang, seperti tes warna Ishihara. Tes warna Ishihara adalah tes yang menggunakan media buku. Dalam buku tersebut, berisikan halaman-halaman dengan lingkaran besar, seperti piring yang tersusun dari lingkaran-lingkaran kecil yang memiliki warna dan ukuran yang berbeda-beda. Kumpulan lingkaran kecil tersebut akan membentuk angka dengan warna yang berbeda dengan warna lingkaran lainnya.

Tes ini hanya dapat dilakukan di puskesmas atau klinik terdekat yang dapat dilakukan oleh dokter umum. Pada umumnya, dokter akan mengacak halaman yang ditunjukkan pada pasien agar menghindari pasien menghafal urutan angka yang tertera pada buku.

Penyakit Read More

Diagnosa dan Penanganan Corona

COVID-19, penyakit pernapasan yang disebabkan oleh coronavirus, telah menyebar ke seluruh penjuru bumi. Tidak berapa lama setelah virus tersebut ditemukan pada akhir Desember 2019, banyak laboratorium mencoba menciptakan pengobatan yang efektif untuk merawat pasien dengan kondisi ini. Sayangnya, saat ini, penanganan corona dalam bentuk obat-obatan belum ditemukan. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit )CDC), penanganan corona hanya sebatas pemberian obat-obatan penyakit flu dan penyakit pernapasan lain, sebagai bagian dari “supportive care”. Pengobatan ini akan mengobati gejala-gejala yang ditimbulkan oleh COVID-19, seperti demam, batuk, dan sesak napas.

Diagnosa corona

Apabila Anda memiliki tanda-tanda penyakit corona (COVID-19) dan Anda telah terpapar virus tersebut, segera hubungi dokter. Beritahu dokter bahwa Anda baru saja bepergian ke daerah-daerah di mana COVID-19 sedang menyebar menurut CDC dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Selain itu, beritahu dokter apabila Anda melakukan kontak langsung dengan orang yang telah tediagnosa menderita COVID-19.

Adapun penanganan corona yang selanjutnya tergantung pada hasil tes COVID-19 berdasarkan gejala dan tanda-tanda yang Anda miliki. Untuk memutuskan apakah Anda akan mendapatkan tes COVID-19, dokter akan mempertimbangkan apakah Anda telah melakukan kontak fisik dengan seseorang yang terdiagnosa COVID-19 atau pernah bepergian ke negara-negara yang memiliki kasus corona yang tinggi dalam kurun waktu 14 hari terakhir. Dalam tes COVID-19, dokter akan mengambel sampel termasuk sampel saliva (sputum), sekaan hidung, dan sekaan tenggorokan untuk dikirim ke laboratorium.

Penanganan dan perawatan corona

Saat ini, belum ada obat-obatan antivirus yang direkomendasikan sebagai penanganan corona. Perawatan dan pengobatan lebih ditujukan pada usaha mengurangi gejala yang ditimbulkan akibat COVID-19, seperti ibuprofen sebagai pereda rasa sakit, obat batuk, isitrahat, dan konsumsi air yang cukup. Apabila dokter Anda berpikir penanganan corona dapat dilakukan di rumah, ia akan memberikan arahan khusus seperti melakukan isolasi sebaik mungkin jauh dari keluarga ataupun hewan peliharaan saat Anda sakit dan tetap berada di dalam rumah selama beberapa waktu. Apabila sakit Anda cukup parah, Anda mungkin harus dirawat di rumah sakit.

Penanganan corona dalam bentuk dukungan moral

Anda mungkin merasakan sedikit stres saat outbreak coronavirus terjadi. Anda mungkin akan merasa takut, cemas, dan memiliki gangguan tidur. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa menjadi penanganan corona untuk melawan stres saat outbreak COVID-19 terjadi:

  • Hindari menonton TV atau membaca berita tentang COVID-19 yang akan membuat Anda merasa cemas
  • Apabila Anda benar-benar ingin tahu kondisi terbaru, batasi membacan berita atau menonton berita seputar COVID-19 setidaknya satu atau dua kali dalam sehari
  • Dapatkan fakta mengenai COVID-19 dan bagikan dengan yang lain. Pastikan Anda mendapatkannya dari sumber yang terpercaya seperti CDC ataupun WHO
  • Jaga kesehatan Anda, makanlah makanan yang sehat, tidur cukup, dan berolahragalah dengan teratur. Anda bisa melakukan latihan meditasi dan peregangan
  • Hindari konsumsi alkohol dan merokok
  • Lakukan hal-hal yang Anda sukai seperti membaca buku, menonton TV, atau berjalan-jalan
  • Cobalah untuk berpikir postif dan optimistis

Penanganan corona selanjutnya adalah mempersiapkan untuk membuat janji dengan dokter. Saat berkonsultasi dengan dokter, Anda ingin membicarkan seputar gejala yang ditimbulkan, riwayat perjalanan Anda, informasi penting seputar perubahan di kehidupan Anda (stres, riwayat medis keluarga), obat-obatan dan vitamin yang sedang Anda konsumsi, serta pertanyaan-pertanyaan tertentu yang ada di pikiran Anda tentang COVID-19.

Penyakit Read More