Perbedaan Warna Feses Merah Kehitaman dan Merah Segar

Warna feses bisa saja menandakan kondisi tubuh Anda

Membicarakan masalah feses, bukanlah hal yang tabu atau jorok. Kondisi feses seseorang bisa menjadi indikator asupan diet makanan dan minuman, kelainan metabolisme tubuh, atau penyakit tertentu. Warna, bentuk, dan konsistensi menunjukkan apakah feses tergolong normal atau tidak. 

Jika Anda menemukan warna merah pada feses, sebaiknya Anda bisa membedakan apakah tergolong merah kehitaman atau merah segar. Sebab keduanya menunjukkan kondisi tubuh yang berbeda pula.

Pengecekan feses 

Pengecekan feses bisa dilakukan di laboratorium (Fecal Occult Blood Test) untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut atau secara mandiri. Pengecekan feses secara mandiri bisa dilakukan dengan mudah setelah BAB. Hal yang perlu diperhatikan adalah pastikan kondisi pengecekan tidak dalam keadaan bias, seperti Anda sedang tidak menstruasi dan closet berwarna putih atau terang.

Untuk mengetahui apakah feses normal atau tidak, Anda bisa menggunakan penilaian Bristol Stool Chart. Terdapat 7 tipe feses yang menunjukkan masing-masing indikasinya. Tipe 3 dan 4 pada Bristol Stool Chart mengindikasikan feses normal dengan ciri-ciri:

  • Tipe 3: berbentuk panjang lonjong seperti “sosis” dan terdapat retakan di sisi permukaan feses
  • Tipe 4: berbentuk seperti “sosis” atau “ular” dengan konsistensi halus 

Feses normal memiliki warna kuning kecoklatan atau cokelat tua dan mudah untuk dikeluarkan (tidak mengalami konstipasi). Biasanya BAB dilakukan 1-3 kali sehari atau paling lama 3 kali dalam seminggu. Setiap orang memiliki metabolisme yang berbeda-beda sehingga tidak ada frekuensi secara pasti. 

Apa arti warna feses merah kehitaman?

Warna feses merah kehitaman bisa berarti banyak hal, mulai dari sekadar perubahan diet makanan atau minuman, mengonsumsi obat-obatan tertentu, sampai pertanda suatu penyakit utamanya di saluran pencernaan bagian atas (esofagus, lambung, atau usus dua belas jari). 

Konsumsi blueberries, cokelat, buah bit, atau bahan pangan lainnya yang berwarna gelap memengaruhi warna feses menjadi lebih gelap. Konsumsi obat anemia yang mengandung zat besi dan obat yang mengandung bismuth juga memicu warna merah kehitaman pada feses. Tak hanya feses, obat mengandung bismuth juga membuat lidah menjadi hitam. 

Melena merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi feses merah kehitaman. Kondisi ini menandakan kemungkinan adanya pendarahan ulkus, varises esofagus, kanker lambung, atau kanker esofagus. Selain itu, Mallory-Weiss tear atau pendarahan esofagus akibat batuk dan muntah berlebihan juga bisa menjadi penyebab feses berwarna merah kehitaman.

Anda tak perlu khawatir  dan menduga-duga berlebihan, untuk memastikan penyebab pasti sebaiknya konsultasikan ke dokter agar dilakukan diagnosa lebih lanjut.        

Apa arti warna feses merah segar?

Beberapa kemungkinan penyebab warna feses berubah menjadi merah segar diantaranya adalah diet makanan yang sedang Anda jalani atau pendarahan saluran pencernaan bagian bawah (hematochezia). 

Makanan dan minuman tersebut diantaranya buah bit, sup tomat pekat, minuman dengan pewarna sintetis merah, dan sejenisnya. Sedangkan, kemungkinan penyakit yang bisa ditimbulkan yaitu kolitis atau peradangan usus besar, ambeien, divertikula, polip usus besar, tumor, hingga kanker. 

Meskipun jarang terjadi, sebuah studi menunjukkan bahwa interaksi antibiotik cefdinir dan suplemen zat besi menyebabkan feses berwarna merah segar. Interaksi bisa terjadi walaupun zat besi dikonsumsi dalam jumlah sedikit. Kasus tersebut dilaporkan terjadi pada anak-anak, namun tak menutup kemungkinan terjadi pada orang dewasa. 

Perlukah memeriksakan diri ke dokter?

Anjuran menemui dokter bisa dilakukan apabila warna feses merah kehitaman atau merah segar dialami selama lebih dari dua hari dan Anda sedang tidak mengonsumsi makanan yang telah disebutkan di atas. Perhatikan tanda dan gejala lainnya yang sedang dirasakan untuk mendukung diagnosis dokter.

Penyakit

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*