Wanita Rentan Memiliki Kolesterol Tinggi? Cari Tahu Faktanya!

Kolesterol yang ada di dalam tubuh manusia bersifat paradoksal. Artinya, dia memiliki peranan yang bertolak belakang satu sama lain. Di satu sisi, kolesterol dibutuhkan lantaran berfungsi menjaga keseimbangan dalam serangkaian mekanisme tubuh. Namun, di sisi lainnya, ia amat membahayakan karena berpotensi menyebabkan sumbatan di pembuluh darah. Akan tetapi, semuanya tergantung kondisi. Kolesterol tinggi yang perlu diwaspadai.

Kolesterol tinggi adalah suatu keadaan dimana tingkat kolesterol LDL dalam darah terlalu tinggi atau rendahnya tingkat kolesterol HDL. Sebelumnya perlu diinformasikan mengenai perbedaan jenis kolesterol:

  • Kolesterol jahat (LDL)

Kolesterol jahat merupakan zat yang bisa menyebabkan pembentukan plak di pembuluh darah (aterosklerosis). Jenis kolesterol ini perlu dikendalikan agar kadarnya tidak terlalu tinggi. Sebab, kadar kolesterol jahat yang terlalu tinggi berhubungan erat dengan kejadian penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke.

  • Kolesterol baik (HDL)

Kolesterol baik membantu tubuh untuk menyingkirkan lemak-lemak jahat yang bisa mengganggu kesehatan tubuh. Kadar kolesterol baik yang tinggi disebut mampu menurunkan risiko penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke.

Nah, dari penjelasan mengenai perbedaan jenis kolesterol di atas dapat ditarik sebuah simpulan; agar semuanya kondusif, pertahankan HDL agar ia dapat mengendalikan kadar LDL sehingga Anda bisa bebas dari ancaman penyakit yang berkaitan dengan pembuluh darah.

  • Kolesterol Tinggi dan Wanita

Para ahli kesehatan menganjurkan kepada para wanita untuk selalu waspada terhadap “bom waktu” di dalam dirinya. Mengapa wanita yang disarankan untuk lebih peka terhadap kadar kolesterol?

Pasalnya, banyak sekali wanita yang tidak memberikan perhatian lebih terhadap kadar kolesterolnya. American Heart Association mencatat sebanyak 76 persen wanita tidak mengetahui jumlah kolesterol yang ada di tubuhnya. Sementara sebanyak 45 persen wanita di atas usia 20 tahun tidak menyadari bahwa dirinya memiliki kadar kolesterol tinggi, yakni di atas 200 mg/dl. Artinya, sebanyak itu pula orang yang tidak mengetahui apakah ia memiliki kadar kolesterol yang melewati batas normal atau tidak.

Ini berbahaya, sebab kadar kolesterol yang terlalu tinggi bisa menjadi pemicu terjadinya penyakit yang berbahaya, seperti serangan jantung dan stroke pada wanita, khususnya bila mereka sudah memasuki usia menopause. Pasalnya, usia menopause membuat wanita memiliki kadar kolesterol tinggi, sementara kadar kolesterol baik menjadi lebih rendah.

Jadi, bayangkan saja, jika sebelum memasuki masa-masa menopause Anda sudah memiliki kadar kolesterol jahat yang tinggi, kemungkinan Anda untuk memiliki kadar LDL di atas normal saat usia tua juga semakin besar. Hal tersebut sangat erat kaitannya dengan risiko kematian yang disebabkan oleh penyakit pembuluh darah.

Lebih dari itu, tak sedikit pula wanita yang mengaku tidak mengonsumsi makanan berlemak, seperti gorengan, daging merah, santan, ataupun jeroan, tetapi ia memasok kalori yang sangat banyak setiap kali makan. Kelebihan kalori tersebut berhubungan dengan penumpukan trigliserida, yaitu sejenis lemak jahat biasanya diukur bersama kolesterol. Semakin tinggi kadar trigliserida, kemungkinan Anda untuk terkena obesitas, diabetes, gangguan tiroid, sindrom ovarium polikistik, dan penyakit ginjal juga semakin besar.

Lantas, berapa, sih, kadar kolesterol yang aman di dalam tubuh manusia, umumnya wanita?

  • Ambang batas yang dianjurkan oleh dunia medis adalah tidak melebihi 200 miligram per desiliter (mg/dL) total kolesterol (angka ini merupakan kombinasi HDL dan LDL).
  • Jumlah kadar HDL yang dianjurkan adalah 50 mg/dL atau lebih. Karena HDL adalah kolesterol yang bersifat baik, maka jumlahnya pun sebaiknya diupayakan agar lebih tinggi.
  • Karena sifatnya jahat, sebaiknya para wanita fokus untuk tetap menjaga angka LDL di bawah 100 mg/dL.
  • Angka LDL bagi mereka yang memiliki riwayat dan/atau risiko penyakit jantung malah disarankan lebih rendah daripada itu, yakni tak lebih dari 70 mg/dL.
  • Adapun jika angka LDL wanita telah melampaui 130 mg/dL, sebaiknya waspada dan upayakan untuk sesegera mungkin menurunkan kadarnya. Jika tidak, kolesterol tinggi ini bisa menjadi senjata mematikan buat Anda sendiri.

Sebenarnya, tak sulit untuk mencegah terjadinya kolesterol tinggi. Para wanita cukup untuk menjaga pola dan gaya hidup sehat. Hal ini penting, sebab kadar kolesterol amat dipengaruhi oleh apa yang dilakukannya sehari-hari.

Apa yang dia makan atau konsumsi, rajin atau tidaknya berolahraga, hingga pengaruh berat badan amat merupakan instrumen kadar kolesterol di dalam tubuh seseorang. Khusus untuk Anda yang memiliki riwayat atau risiko khusus, seperti faktor keturunan, menjadi amat penting agar dapat mengendalikan laju kadar kolesterol Anda. Kolesterol tinggi mudah sekali “meledak” di kelompok rentan tersebut.

Penyakit

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*